Pelindo III Revitalisasi 7 Pelabuhan

11

26 Maret 2016

Surabaya – PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo III (Persero) mengangarkan lebih dari Rp1 triliun untuk merevitalisasi 7 terminal penumpang yang tersebar di kawasan Indonesia timur. “Kami menyiapkan anggaran Rp1 triliun khusus untuk memperbaiki fasilitas bagi penumpang di pelabuhan-pelabuhan kecil,” kata Direktur Utama PT Pelindo III Djarwo Surjanto, Jumat, (25/3). Tujuh pelabuhan itu adalah Pelabuhan Kalabahi, Maumere, dan Waingapu di Nusa Tenggara Timur; Bima di Nusa Tenggara Barat; Sampit dan Kumai, Kalimantan Tengah; serta Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Djarwo mengatakan, revitalisasi tersebut agar fasilitasnya mengalami peningkatan. Selama ini fasilitas terminal penumpang di pelabuhan-pelabuhan kecil kurang mendapat perhatian. “Masak yang bagus cuma di Tanjung Perak?” katanya. Djarwo mencontohkan, Pelabuhan Maumere, Nusa Tenggara Timur sangat memprihatinkan. “Itu terminal penumpangnya dikelilingi terminal peti kemas. Jadi, dari aspek keamanan, sangat tidak bagus,” tegasnya.

Meski demikian, aktivitas pelabuhan Maumere terus mengalami peningkatan. Setidaknya, berdasarkan data yang tercatat di Say Maumere tahun 2009 sebanyak 58 Teus (twenty equivalent units), meningkat menjadi 5.786 pada 2010 dan bertambah di 2011 menjadi 10.178. Pada tahun 2012 mencatatkan 15.739, setahun berikutnya menjadi 17.921 dan tahun lalu setidaknya mencatat 18.482 Teus. Begitu juga pelabuhan lain. Untuk itu, lebih lanjut Djarwo mengatakan, Pelindo III akan memindahkan lokasi terminal penumpang dengan memisahkannya dari terminal bongkar-muat. Pelindo III akan melakukan investasi bagi seluruh pelabuhan di bawah naungannya demi perbaikan infrastruktur.

“Investasi untuk infrastruktur bagi semua terminal di bawah PT Pelindo III sebesar Rp 5 triliun. Sekitar 50 persen untuk alat-alat dan sebagian untuk bangun fasilitas terminal penumpang,” tuturnya. Menurutnya, alokasi yang paling mendesak yakni lanjutan pelabuhan Teluk Lamong dan pembelian alat agar produktivitas bongkar muat lebih tinggi. “Selain itu, Pelindo III juga akan menambah alat-alat di pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, seperti container crane dan yard crane untuk meningkatkan aktivitas bongkar muat,” imbuhnya.

Pelindo III juga akan menambah alat seperti multipurpose crane untuk menambah produktivitas bongkar muat di pelabuhan Manyar Gresik. Selain itu, dengan adanya alat tersebut maka otoritas pelabuhan diharapkan mengizinkan kapal yang lebih besar bersandar di pelabuhan tersebut. Djarwo menuturkan, meski ekonomi global tengah melambat, sejumlah pelabuhan besar masih menggeliat. Misalnya Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan pelabuhan-pelabuhan di Jawa Timur, yang memiliki peluang kontribusi tumbuh 4 persen. “Walaupun memang tidak setinggi sebelumnya,” pungkasnya.

Source Pelindo III Revitalisasi 7 Pelabuhan

Leave A Reply

Your email address will not be published.