Pelindo III Luncurkan Kawasan Marina Terintegrasi

18

12 September 2015

Banyuwangi – PT Pelabuhan Indonesia III (Pelindo III-Persero) pada Sabtu (12/9), meluncurkan proyek pembangunan kawasan Boom Marina Banyuwangi, Jawa Timur. Hadir dalam peluncuran proyek Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi, perwakilan dari Kementerian Pariwisata, dan sejumlah pelaku bisnis pelayaran baik domestic maupun internasional. “Launching hari ini sebagai pertanda awal pembangunan Boom Marina Banyuwangi,” ucap Djarwo Surjanto, Direktur Utama Pelindo III saat memberikan kata sambutan. Pembangunan Boom Marina Banyuwangi sendiri dilakukan Pelindo melalui anak usaha PT Pelindo Properti Indonesia.

Rencananya, pengembangan marina di Pantai Boom Banyuwangi akan terintegrasi dengan Pelabuhan Benoa di Bali dan Labuhan Bajo di Nusa Tenggara Timur. Tak menutup kemungkinan, bahkan juga akan akan dihubungkan ke lokasi lain yang potensial seperti Karimunjawa, Lombok, dan Tenau Kupang. “Pengembangan infrastruktur wisata bahari yang terintegrasi akan mengoptimalkan potensi rute pelayaran di Indonesia. Tidak hanya profit bagi pengelola namun juga memantik pengembangan kawasan dan kreativitas warga, sehingga memiliki economic value untuk peningkatan perekonomian masyarakat sekitar”, kata Djarwo.

Kawasan Boom Marina Banyuwangi akan dibangun di area seluas 44,2 hektar, dengan konsep berbasis kearifan lokal dan ramah lingkungan. Kompleks marina modern yang dibangun akan dilengkapi dengan pelbagai fasilitas seperti zona marina, zona residensial, dan zona rekreasi. Diharapkan, Boom Marina Banyuwangi diharapkan menjadi bagian dari jaringan marina dunia sekaligus untuk mempromosikan wisata bahari Indonesia di dunia internasional. “Boom Marina Banyuwangi direncanakan dapat beroperasi para pertengahan tahun 2017 dan menjadi tuan rumah event yang sama serta berbagai agenda marina internasional lainnya”, kata Djarwo.

Selama ini, sejumlah pelabuhan yang dikelola Pelindo III sudah rutin disandari kapal pesiar (cruise) internasional di antaranya, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Di Kalimantan ada Pelabuhan Banjarmasin dan Pelabuhan Kumai. Serta tentunya pada gugusan Kepulauan Sunda Kecil atau Kepulauan Nusa Tenggara yang sudah termahsyur keindahannya, yakni Pelabuhan Benoa Bali, Pelabuhan Lembar Lombok, hingga Pelabuan Tenau Kupang.

Pelindo III dan Kementerian Pariwisata bekerja bersama aktif melakukan promosi wisata Indonesia kepada operator kapal pesiar internasional seperti Seatrade Cruise Shipping Miami di Florida AS, Sales mission and Annual Cruise Down Under Conference di Australia, Cruise Shipping Asia di Singapura dan Seatrade All Asia Cruise Cenvention di RRC.

Kunjungan kapal pesiar dilingkungan kerja Pelindo III dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif, berdasarkan catatan, sepanjang semester 1 tahun 2015 tercatat kunjungan penumpang kapal pesiar yang singgah melalui pelabuhan diwilayah kerja Pelindo III terealisir sebanyak 67.015 turis mancanegara atau meningkat 19 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 56.272 turis. Sedangkan realisasi jumlah kapal pesiar tahun 2014 sendiri tercatat sebanyak 126 unit dengan berat kapal mencapai 4.725.008 Gross Tonnage (GT) dan membawa penumpang sebanyak 84.827 orang.

Di sisi lain Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi, mengatakan pemerintah daerah menyambut baik langkah Pelindo III untuk membangun Boom Marina Banyuwangi. Selain dapat lebih mendorong promosi sekaligus pengembangan destinasi wisata di Banyuwangi, diharapkan juga bisa mendorong peningkatan kontribusi pariwisata dalam pendapatan asli daerah. “Pembangunan Boom Marina Banyuwangi, juga diharapkan bisa mendorong ekonomi daerah, pendapatan masyarakat sekitar, dan menjaga budaya lokal,” kata Azwar Anas.

Source Pelindo III Luncurkan Kawasan Marina Terintegrasi

Leave A Reply

Your email address will not be published.