Pelindo III Lirik Industri Migas

17

27 Agustus 2015

Surabaya – Menangkap peluang industri bisnis bidang gas, PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III mendidik pegawainya untuk belajar khusus di bidang penanganan gas bumi selama 9 hari di Pusdiklat Migas Cepu, akhir Agustus lalu. Pelatihan ini dimaksudkan untuk mempersiapkan SDM yang nantinya ditugaskan di cucu usaha, yaitu PT Pelindo Energi Logistik (PEL). Lini bisnis baru tersebut rencananya akan menyuplai kebutuhan gas untuk anak perusahaan BUMN yang bergerak di bidang pembangikitan listrik di wilayah Bali.

Sebanyak 26 pegawai yang didiklat tersebut nantinya akan mendapatkan Sertifikat Kompetensi Penanganan bahaya gas H2S yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Selain merupakan langkah peningkatan keahlian, sertifikasi ini juga sekaligus upaya untuk meningkatkan daya saing perusahaan dengan dukungan SDM yang berkualitas demi menyongsong era Asean Economic Country (MEA) pada 2016 mendatang.

Direktur SDM dan Umum Pelindo III Toto Heli Yanto mengatakan bahwa kualitas dan kompetensi SDM tidak dapat dinegosiasikan. “Itulah mengapa Pelindo III mengirim khusus pegawainya untuk fokus tugas belajar di pusdiklat ini. Nantinya pegawai tersebut akan bertugas untuk menangani terminal gas yang akan beroperasional di Pelabuhan Celukan Bawang, Bali, yang mulai operasional di akhir triwulan III tahun ini”, ungkapnya saat meninjau di lokasi lokakarya. PT PEL yang merupakan anak perusahaan hasil bentukan patungan dari perusahaan Jaya Samudra Karunia Gas dengan PT Pelindo Marine Service (PMS) yang merupakan anak perusahaan dari Pelindo III.

Tidak hanya diklat sertifikasi, manajemen juga merencanakan upaya peningkatan kompetensi lainnya seperti bahasa asing mengingat mitra industri gas beberapa di antaranya adalah perusahaan asing. Perusahaan juga merencanakan agenda benchmarking ke industri gas lainnya seperti PT Badak NGL di Bontang dan bahkan hingga ke Dubai. Seperti diketahui bersama, bahwa dengan lesunya perekomian dan turunnya harga minyak dunia akhir-akhir ini, sektor gas merupakan industri yang cukup berpeluang untuk digeluti.

Salah satunya karena mengingat perusahaan industri di bidang gas dapat terintegrasi dengan pelabuhan sebagai mata rantai logistik untuk menyuplai sumber energi di suatu wilayah. Selain itu, perusahaan yang bergelut di bidang gas tidak sebanyak industri lainnya. Toto menambahkan bahwa pembentukan sektor industri baru perusahaan ialah upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja perusahaan.

Tentunya dengan ekspansi bisnis yang telah dilakukan manajemen tetap optimis, bahwa tantangan iklim bisnis seperti regulasi yang mengurangi sebagian pendapatan dan kebijakan penggunaan rupiah dapat dihadapi perseroan dengan menggenjot pendapatan di sektor lain. Misalnya efektivitas dan diversifikasi lini bisnis pada sejumlah anak usaha Pelindo III yang terus berkembang. Di antaranya yaitu proyek JIIPE oleh BJTI PORT, pengembangan marina oleh Pelindo Properti Indonesia, dan berbagai pengembangan Terminal Teluk Lamong, serta berbagai strategi peningkatan kinerja di pelabuhan-pelabuhan cabang Pelindo III yang tersebar di tujuh provinsi.

Source Pelindo III Lirik Industri Migas

Leave A Reply

Your email address will not be published.