Pelindo III dan Semen Indonesia angkat bicara terkait kinerja humas

20

24 Agustus 2015

Kepala Humas Pelindo III Edi Priyanto dan pengelola media sosial korporat PT Semen Indonesia Tbk, Arief Hermawan angkat bicara dalam Seminar Branding & Social Media terkait kinerja Humas dan Public Relations. Acara tersebut digelar oleh Forum Humas BUMN di Bandung, Sabtu, (22/08/2015). “Di Indonesia setidaknya ada 93 juta pengguna internet dengan lebih dari setengahnya merupakan generasi muda yang dikenal sebagai digital native atau lahir dan tumbuh di era internet. Selain dunia hiburan, media sosial menjadi hal yang

Edi menjelaskan, sangat pas sekali bahwa program pemerintahan saat ini concern pada bidang maritim sejalan dengan Pelindo III. Namun, hal ini tak serta merta membuat BUMN kepelabuhanan menjadi jor-joran melakukan pencitraan diri. “Humas harus piawai mengatur ritme tampil di media (massa). Kami ‘ramai’ di media massa saat ada pencapaian yang perlu disampaikan ke masyarakat. Karena prestasi pengembangan perusahaan BUMN harus berdasarkan adanya kebutuhan masyarakat”, tandas Edi.

Edi juga memaparkan terkait ramainya pemberitaan tentang peresmian anak usaha Pelindo III, Terminal Teluk Lamong yang merupakan terminal berkonsep hijau pertama di Indonesia oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Di kesempatan yang sama, Arief Hermawan juga menceritakan pengalamannya mengelola manajemen krisis. Saat itu, pihaknya mengoptimalkan 10 media sosial teratas untuk menetralisir tuduhan proyek pembangunan pabrik yang diduga merusak lingkungan. Tuduhan tersebut bagai bola liar di media sosial, hingga ketika akun Twitter Sekjen PBB Ban Ki-moon turut mengomentari isu tersebut.

“Dari kasus ini kita bisa belajar bahwa isu yang marak di media soisal, jika dibiarkan bisa dianggap menjadi ‘kebenaran’ oleh khayalak ramai”, tegas Arief. Arief juga menyampaikan perlu adanya regulasi pengelolaan akun media sosial korporat untuk mencegah dampak yang kontraproduktif. Kadang bisa menegangkan karena humas harus mengambil keputusan cepat di media sosial yang berhadapan dengan sisi birokrasi perusahaan.

Sedangkan, Edi Priyanto sendiri juga membenarkan pentingnya komunitas untuk praktek public relations. sebab komunikasi dengan jalur komunitas juga efisien sembari menggunakan jalur social media. “Ada program Pelindo III Youth Camp dengan anggota mahasiswa dan fresh graduates terpilih yang telah mengikuti lokakarya kepemimpinan dan pembekalan bidang kepelabuhanan. Mereka menjadi calon pemimpin generasinya yang paham dengan potensi bangsa maritim bersama Pelindo III”, pungkas Edi.

Source Pelindo III dan Semen Indonesia angkat bicara terkait kinerja humas

Leave A Reply

Your email address will not be published.