Pelindo III Berbagi Ilmu Kepelabuhanan dengan Siswa SMP

22

16 Mei 2016

Gresik – Pelabuhan merupakan gerbang ekonomi suatu negara dikarenakan menjadi tempat pertama untuk perdagangan juga transit kapal dari penjuru negeri. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan siswa-siswi kelas unggulan SMP Negeri 1 Kedamean, Gresik, melakukan kunjungan untuk menimba ilmu kepelabuhanan di Pelabuhan Gresik yang dikelola Pelindo III, Senin (16/5).

“Pelabuhan Gresik menjadi tujuan pertama dalam rangkaian kunjungan kelas outdoor tersebut. Para siswa agar bisa memahami bagaimana kerja pelabuhan, barang, dan kapal apa saja yang berada di sini. Pengetahuan yang diberikan memberikan manfaat ke depannya untuk siswa terutama cita-cita mereka. Tidak hanya itu, para siswa juga diwajibkan membuat ulasan setiap tempat yang akan dikunjungi,” papar Nur Suud selaku pendamping dan perwakilan dari SMP Negeri 1 Kedamean.

Penjelesan kegiatan bongkar muat juga kinerja dari setiap divisi dipaparkan oleh Supervisor Komersial Divisi Operasional dan Komersial Pelindo III Gresik Erik Budiawan.

“Kami ada sembilan dermaga yang mana setiap dermaga mempunyai fungsi sendiri. Sebagai contoh Dermaga Curah cair atau disebut Internasional Bulk Liquid (IBL) merupakan dermaga yang khusus untuk bongkar muat curah cair dan kapal bermuatan bahan kimia, selanjutnya Dermaga Talud Tegak dengan empat fixed crane untuk melaksanakan kegiatan bongkar muat seperti pupuk, log dan sebagainya.”

Acara berikutnya merupakan sesi Tanya jawab bagi siswa untuk pendalaman materi Pelabuhan yang telah diulas sebagian melalui video company profile.

”Kapal yang ada di Pelabuhan Gresik itu darimana dan kemana saja serta barang apa saja yang dibawa,”” Tanya Reza siswi SMP Negeri 1 Kedamean.

“Kita ambil contoh salah satu dermaga yaitu Dermaga Pelabuhan Rakyat, rata-rata kapal yang sandar pada dermaga tersebut itu berasal dari Kalimantan yang melakukan muat barang berupa sembako, gas, gallon air mineral, semen serta barang kelontong, rata-rata mereka melakukan muat barang sampai seminggu disini. Untuk dermaga IBL, bongkar muat curah cair barang-barang kimia yang nantinya digunakan untuk aspal, untuk plastik yang kapalnya berasal dari Tiongkok, di Myanmar dan tempat lainnya”, jawab Erik.

Sedangkan menurut Nurul salah satu peserta kelas outdoor, bahwa kegiatan ini memberikan pengetahuan baru mengenai Pelabphan juga bisa melihat bagaimana kapal melakukan aktivitas seperti bongka rmuat,

“Saya tahunya kalo Pelabuhan segala macam kapal ternyata ada ketentuannya masing-masing”, ucapnya.

Source Pelindo III Berbagi Ilmu Kepelabuhanan dengan Siswa SMP

Leave A Reply

Your email address will not be published.