Pelindo III Antisipasi Lonjakan

30

09 November 2015

Surabaya – PT Pelindo III mengoperasikan fasilitas baru untuk merespon lonjakan arus barang, pasca membaiknya perekonomian di Tanah Air. Sepanjang semester II ini, mereka bahkan sudah mendatangkan delapan unit Crane untuk menunjang bongkar muat di sejumlah pelabuhan milik perusahaan plat merah tersebut.

Menurut Kepala Humas Pelindo III, Edi Priyanto, hingga hingga triwulan III, arus peti kemas di beberapa pelabuhan milik Pelindo III hanya mencapai 3,179 juta Teus atau naik tipis sekitar 1% dibandingkan triwulan III tahun lalu. “Pasca dikeluarkannya paket kebijakan pe-merintah, arus barang pada triwulan IV berangsur mulai meningkat,” ujarnya di Surabaya, akhir pekan ke-marin.

Peningkatan arus peti kemas dari tahun ke tahun juga dipicu oleh makin diminatinya sarana pengiriman barang dengan peti kemas oleh para pelaku usaha terutama di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Dari tahun ke tahun, kata dia, sebetulnya telah terjadi peningkatan jumlah jalur/rute pelayaran petikemas domestik, disamping terjadi pertumbuhan arus barang yang menggunakan peti kemas.

Dalam rangka menyongsong lonjakan atus barang, pihaknya mendatangkan delapan unit diantaranya diantaranya berupa dua unit Grab Ship Unloader (GSU) untuk Terminal Teluk Lamong, dua unit Ship To Shore (STS Crane) untuk Terminal Nilam, dua unit STS Crane di Terminal Petikemas Semarang (TPKS) dan empat unit STS Crane untuk Terminal Petikemas Banjarmasin (TPKB).

Dua unit Grab Ship Unloader (GSU) yang dioperasikan di Terminal Teluk Lamong akan mempercepat layanan kegiatan bongkar muat khusus barang jenis curah kering food dan feed grain dengan kinerja bongkar muat mencapai 4.000 ton/jam. Sementara, penambahan dua unit STS Crane di Terminal Nilam Pelabuhan Tanjung Perak, akan menjadikan penambahan jumlah alat bongkar muat petikemas menjadi 5 unit STS Crane. Selanjutnya satu unit Crane dari Terminal Nilam nantinya akan direlokasi untuk memperkuat kinerja bongkar mu-at di Pelabuhan Tenau Ku-pang NTT.

Saat ini, Pelabuhan Tenau Kupang baru terpasang satu unit Crane. Diharapkan dengan penambahan Crane ini akan memperkuat kinerja bongkar muat peti kemas dan akan berdampak besar pada pertumbuhan arus barang dan perekonomian di Nusa Tenggara Timur. Sementara dua unit STS Crane untuk Terminal Petikemas Semarang (TPKS) akan menjadikan jumlah Crane di pelabuhan itu menjadi tujuh unit. elanjutnya penambahan empat unit STS Crane di Terminal Petikemas Banjarmasin (TPKB) menjadikan jumlah peralatan bongkar muat yang tersedia di pelabuhan itu menjadi delapan unit Crane. Selanjutnya dua unit Crane dari Pelabuhan Banjarmasin akan direlokasi di Pelabuhan Bagendang Sam-pit Kalimantan Tengah. Fasilitas tambahan itu diharapkan bisa membantu mempercepat kegiatan bongkar muat di pelabuhan tersebut.

Source Pelindo III Antisipasi Lonjakan

Leave A Reply

Your email address will not be published.