Pelindo akan Kembangkan Sistem TIK Rp1T

13

13 Maret 2016

Operator pelabuhan milik negara Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III telah mengumumkan bahwa mereka sedang mengembangkan sistem teknologi informasi dan komunikasi penuh (ICT) dengan total investasi sebesar Rp 1 triliun (US $ 77 juta). Dengan sistem baru itu, dikatakan, sistem TIK di 14 pelabuhan di tujuh provinsi akan terhubung secara real time.

Direktur Utama Pelindo III Djarwo Surjanto mengatakan sistem akan dibagi menjadi dua bagian utama, yaitu front end dan sistem back end. Sistem ujung depan akan mencakup aplikasi kontainer, non-kontainer dan aplikasi kapal, antara lain. Sementara itu, sistem back end akan terdiri dari aplikasi yang berkaitan dengan masalah administrasi, seperti sumber daya manusia dan manajemen keuangan. Aplikasi front end ditargetkan akan selesai pada bulan September 2016.

“Dengan aplikasi kontainer di sistem ujung depan, semua pengguna layanan akan dapat memantau posisi kontainer mereka secara real time. Hal ini dapat diperkirakan ketika kontainer mereka akan tiba di pelabuhan tujuan. Semuanya bisa dilacak secara online, ”kata Djarwo di Surabaya, Jawa Timur, pekan lalu.

Pelabuhan yang akan terhubung dengan sistem ini adalah Tanjung Perak (Jawa Timur), Tanjung Emas (Jawa Tengah), Lembar dan Benoa (Bali), Kumai, Bumiharjo dan Sampit (Kalimantan Tengah), Bima dan Badas (Nusa Tenggara Barat), Maumere, Ende, Waingapu dan Kalabahi (Nusa Tenggara Timur) dan Batulicin (Kalimantan Selatan).

Langkah Pelindo III akan diikuti oleh Pelindo I, II dan IV, sehingga 24 pelabuhan dari Sumatra ke Papua akan terhubung di bawah satu sistem dan membentuk tulang punggung program tol pemerintah. Djarwo mengatakan pengembangan sistem berbasis TIK diprediksi akan selesai dalam dua tahun ke depan. Dia menyatakan harapan bahwa sistem TIK di semua 14 pelabuhan akan terhubung satu sama lain pada Januari 2018. Dengan sistem yang terhubung, kata Djarwo, akan lebih mudah bagi Pelindo III untuk mengevaluasi kinerja 14 pelabuhan di bawah kewenangannya, dan semoga mengurangi baik waktu tunggu maupun waktu tinggal.

Untuk tahap pertama, Pelindo III telah menyiapkan sekitar Rp 250 miliar dari total Rp 1 triliun investasi yang akan digunakan untuk membayar konsultan, membeli perangkat keras dan menyiapkan pusat data. Angka tersebut belum termasuk dana untuk membangun perkembangan. Untuk membangun sistem ICT, Pelindo III telah melakukan studi perbandingan dengan beberapa pelabuhan modern di luar negeri, seperti pelabuhan Hamburg dan pelabuhan Bremen di Jerman dan pelabuhan Rotterdam di Belanda.

Megawaty Khie, wakil presiden dan direktur pelaksana SAP Indonesia, perusahaan mitra dalam pengembangan semua aplikasi sistem ICT, mengatakan Pelindo III telah mengambil langkah berani. “Pelindo III telah menciptakan revolusi IT di industri pelabuhan Indonesia, yang sangat kompetitif. Aplikasi yang dibangun, yang akan memungkinkan koneksi waktu nyata, akan membantu perusahaan memperluas bisnisnya dan memenangkan persaingan, ”katanya. 

Source Pelindo akan Kembangkan Sistem TIK Rp1T

Leave A Reply

Your email address will not be published.