Pelatihan SAR di Pelabuhan Benoa

19

19 Mei 2016

Denpasar – TNI AL bersama PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) dan sejumlah instansi terkait selenggarakan latihan Search and Rescue (SAR) di Dermaga Timur, Pelabuhan Benoa, Bali, Kamis (19/5). Dalam Upacara Gelar Pasukan yang diadakan sehari sebelumnya, Rabu (18/5), Panglima Armada RI Kawasan Timur, Laksamana Muda TNI Darwanto menjelaskan bahwa tujuan diadakannya Operasi Militer Selain Perang (OMSP), berupa latihan SAR bersama tersebut yaitu untuk melatih kemampuan prajurit TNI Angkatan Laut dalam berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanggulangan bencana khususnya di laut.

“Diharapkan dengan adanya latihan SAR bersama ini dapat mengasah kemampuan personel instansi setiap instansi yang terlibat,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh GM Pelindo III Benoa, Capt. Ali Sodikin menyebutkan bahwa Pelabuhan Benoa merupakan pelabuhan wisata nusantara yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan, sehingga risiko terjadinya bencana di laut harus dikelola dengan baik.

“Untuk itu kesiapan para petugas SAR perlu untuk dijaga agar selalu tanggap pada saat terjadinya keadaan darurat atau bencana di perairan Bali,” katanya.

Berbagai skenario dijalankan pada latihan SAR bersama tersebut, salah satunya skenario terbakarnya kapal yacht di perairan pelabuhan. Proses pemadaman dan evakuasi dilakukan oleh kapal tunda dan pandu Pelindo III, serta kapal dan speedboat TNI AL. Di sisi darat juga terdapat skenario evakuasi korban bencana dari ambulans ke helikopter yang ada di helipad, untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Sanglah Denpasar. Satgas SAR laut yang terlibat di antaranya yaitu KRI Teluk Banten, KRI KRP, Lanal Denpasar, Kopaska, Dislambair, Polairud, KP3, Distrik Navigasi, KSOP, Pelindo III, Sea Safari, Hot Dog Water Sport, serta tidak ketinggalan Satgas Udara dan Satgas Dokkes.

Source Pelatihan SAR di Pelabuhan Benoa

Leave A Reply

Your email address will not be published.