Pelabuhan Pelindo 1 Siap Layani Pemudik

10

6 Juni 2018 — Delapan cabang pelabuhan dan tiga kawasan pelabuhan milik PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) yaitu Pelabuhan Belawan, Sibolga, Gunungsitoli, Tanjungbalai-Asahan, Dumai, Tanjungbalai Karimun, Tanjungpinang, Tembilahan, Selatpanjang, Bengkalis, dan Sei Kolak Kijang, siap melayani pemudik pada Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah mendatang. ACS Humas Pelindo 1 Fiona Sari Utami mengatakan pihaknya terus meningkatkan kesiapan di seluruh terminal penumpang yang akan mengakomodasi keberangkatan dan kedatangan arus mudik.

Seperti di Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan yang merupakan terminal penumpang terbesar di Pulau Sumatera. Terminal berkapasitas 2.500 orang ini sudah dilengkapi dua unit garbarata yang memudahkan penumpang untuk naik turun kapal menuju dermaga. Pada terminal yang dibangun dengan arsitektur modern tersebut, berbagai fasilitas seperti guesthouse, ruang tunggu ekonomi dan VIP, ruang ibu menyusui, balai kesehatan, ruang merokok, kantin, ruang kedatangan dan anjungan, mushola, serta toko cindera mata, disediakan. Selain itu, ada alarm tanda bahaya, alat pemadam kebakaran, alat penyelamat kecelakaan di air (pelampung), serta fasilitas automatic gate untuk menunjang faktor keamanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang selama berada di terminal.

“Selain Pelabuhan Belawan, kita juga melakukan pembenahan di Terminal Sri Bintan Pura, Pelabuhan Tanjung Pinang. Ini terminal penumpang kedua tersibuk di Indonesia yang sudah dilengkapi layanan e-berthing atau layanan tambatan kapal secara online yang memudahkan dalam permintaan pelayanan tambatan kapal,” kata Fiona, Rabu (6/6/2018).

Untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang dan barang, lanjut dia, Pelindo 1 telah menyiapkan fasilitas pelabuhan mulai dermaga, sistem dan prosedur pelayanan kapal sembako, gudang dan lapangan penumpukan, peralatan bongkar muat, tenaga operasional lapangan, serta kesiapan informasi dan teknologi (IT). “Fasilitas umum tambahan juga kita siapkan seperti tenda, toilet, metal detector, tenaga medis, fasilitas parkir tambahan, dan media informasi kepada penumpang, pengantar atau penjemput,” ucapnya.

Posko monitoring dan tim pemantauan kesiapan pelayanan juga akan dibentuk di setiap cabang pelabuhan yang akan dimonitor berbagai pihak, meliputi: kesyahbandaran, otoritas pelabuhan, Pelindo 1, Polri, TNI AL, dan bea cukai. Kemudian karantina, imigrasi dan kesehatan pelabuhan yang bertugas untuk memantau kegiatan embarkasi dan debarkasi, bongkar muat, koordinasi, dan kegiatan pusat pengendalian trafik dan pusat informasi serta pelaporan. “Tim ini akan bertugas mulai 5 sampai 26 Juni 2018,” sambung dia.

Faktor keamanan dan keselamatan pun, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak regulator mengenai batas izin toleransi kelebihan kapasitas penumpang kapal sekaligus pengaturan kendaraan dan antisipasi tindakan kriminal dalam rangka mewujudkan zero accident. Berkoordinasi dengan perusahaan pelayaran agar kapal penumpang tidak sandar pada malam hari, memberikan prioritas sandar bagi kapal penumpang, dan hewan ternak.

Selanjutnya memenuhi kebutuhan pokok dan BBM untuk mengendalikan inflasi yang relatif meningkat pada bulan Ramadhan hingga menjelang Lebaran. Serta untuk menginformasikan adanya penambahan moda angkuran lanjutan pada Pelabuhan Belawan dan Tanjungpinang (Sei Kolak Kijang). “Hasil monitoring angkutan lebaran pada 2017, Pelabuhan Belawan mengalami peningkatan 3,4 persen atau 34.216 penumpang. Pada Lebaran 2016, tercatat 33.036 penumpang,” pungkas Fiona.

 yaitu Pelabuhan Belawan, Sibolga, Gunungsitoli, Tanjungbalai-Asahan, Dumai, Tanjungbalai Karimun, Tanjungpinang, Tembilahan, Selatpanjang, Bengkalis, dan Sei Kolak Kijang, siap melayani pemudik pada Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah mendatang. ACS Humas Pelindo 1 Fiona Sari Utami mengatakan pihaknya terus meningkatkan kesiapan di seluruh terminal penumpang yang akan mengakomodasi keberangkatan dan kedatangan arus mudik.

Seperti di Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan yang merupakan terminal penumpang terbesar di Pulau Sumatera. Terminal berkapasitas 2.500 orang ini sudah dilengkapi dua unit garbarata yang memudahkan penumpang untuk naik turun kapal menuju dermaga. Pada terminal yang dibangun dengan arsitektur modern tersebut, berbagai fasilitas seperti guesthouse, ruang tunggu ekonomi dan VIP, ruang ibu menyusui, balai kesehatan, ruang merokok, kantin, ruang kedatangan dan anjungan, mushola, serta toko cindera mata, disediakan. Selain itu, ada alarm tanda bahaya, alat pemadam kebakaran, alat penyelamat kecelakaan di air (pelampung), serta fasilitas automatic gate untuk menunjang faktor keamanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang selama berada di terminal.

“Selain Pelabuhan Belawan, kita juga melakukan pembenahan di Terminal Sri Bintan Pura, Pelabuhan Tanjung Pinang. Ini terminal penumpang kedua tersibuk di Indonesia yang sudah dilengkapi layanan e-berthing atau layanan tambatan kapal secara online yang memudahkan dalam permintaan pelayanan tambatan kapal,” kata Fiona, Rabu (6/6/2018).

Untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang dan barang, lanjut dia, Pelindo 1 telah menyiapkan fasilitas pelabuhan mulai dermaga, sistem dan prosedur pelayanan kapal sembako, gudang dan lapangan penumpukan, peralatan bongkar muat, tenaga operasional lapangan, serta kesiapan informasi dan teknologi (IT). “Fasilitas umum tambahan juga kita siapkan seperti tenda, toilet, metal detector, tenaga medis, fasilitas parkir tambahan, dan media informasi kepada penumpang, pengantar atau penjemput,” ucapnya.

Posko monitoring dan tim pemantauan kesiapan pelayanan juga akan dibentuk di setiap cabang pelabuhan yang akan dimonitor berbagai pihak, meliputi: kesyahbandaran, otoritas pelabuhan, Pelindo 1, Polri, TNI AL, dan bea cukai. Kemudian karantina, imigrasi dan kesehatan pelabuhan yang bertugas untuk memantau kegiatan embarkasi dan debarkasi, bongkar muat, koordinasi, dan kegiatan pusat pengendalian trafik dan pusat informasi serta pelaporan. “Tim ini akan bertugas mulai 5 sampai 26 Juni 2018,” sambung dia.

Faktor keamanan dan keselamatan pun, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak regulator mengenai batas izin toleransi kelebihan kapasitas penumpang kapal sekaligus pengaturan kendaraan dan antisipasi tindakan kriminal dalam rangka mewujudkan zero accident. Berkoordinasi dengan perusahaan pelayaran agar kapal penumpang tidak sandar pada malam hari, memberikan prioritas sandar bagi kapal penumpang, dan hewan ternak.

Selanjutnya memenuhi kebutuhan pokok dan BBM untuk mengendalikan inflasi yang relatif meningkat pada bulan Ramadhan hingga menjelang Lebaran. Serta untuk menginformasikan adanya penambahan moda angkuran lanjutan pada Pelabuhan Belawan dan Tanjungpinang (Sei Kolak Kijang). “Hasil monitoring angkutan lebaran pada 2017, Pelabuhan Belawan mengalami peningkatan 3,4 persen atau 34.216 penumpang. Pada Lebaran 2016, tercatat 33.036 penumpang,” pungkas Fiona.

Source Pelabuhan Pelindo 1 Siap Layani Pemudik

Leave A Reply

Your email address will not be published.