PDS Training Center Gelar Training dan Sertifikasi AK3

13

18 Juli 2016

Surabaya – PDS Training Center menyelenggarakan training dan sekaligus Sertifikasi Ahli Kesehatan dan Keselamatan Kerja (AK3) yang diikuti karyawan Pelindo III Group dan Petrokimia Gresik, di PDS Training Center, Surabaya, Senin (18/7). Hal tersebut merupakan bagian peningkatan kompetensi karyawan yang mengacu pada UU No. 13 tahun 2003 mengenai Ketenagakerjaan. PDS atau Pelindo Daya Sejahtera merupakan anak usaha Pelindo III yang memberikan layanan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) yang terbuka untuk umum. Kegiatan dibuka Direktur SDM dan Umum Pelindo III, Toto Heliyanto, didampingi Direktur Utama PDS Gugus Wijonarko, dan Direktur SDM, Umum PDS M Kusnul Jakin.

“Training dan Sertifikasi AK3 dibagi menjadi 2 batch yang menghadirkan sejumlah instruktur senior dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur. Selain materi berupa teori yang disampaikan dalam kelas, juga diberikan praktik lapangan dan diakhiri dengan ujian untuk memperoleh sertifikat.

Toto Heliyanto memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sertfikasi AK3 merupakan amanah dari undang-undang, sebagai bagian dari implementasi Sistem Manajemen K3 (SMK3).

“Selain sertifikasi AK3, masih banyak lagi sertifikasi yang harus diikuti oleh perusahaan, karena pada prinsipnya, setiap tenaga teknik harus memiliki sertfikat keahlian atau keterampilan yang merupakan bukti atas kompetensi mereka. Secara bertahap Pelindo III berusaha memenuhi ketentuan tersebut,” tambahnya.

Tak dapat dipungkiri, K3 memegang peranan penting karena sesuai dengan ketentuan dalam Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, setiap perusahaan wajib melaksanakan upaya K3 untuk melindungi keselamatan tenaga kerja dan sarana produksi. Untuk itu diperlukan tenaga-tenaga K3 yang profesional dan kompeten dalam mengembangkan, mengkoordinir, memfasilitasi dan melaksanakan program-program K3 dalam perusahaan. Sehubungan dengan kebutuhan tersebut, diperlukan pembinaan dan pengembangan kompetensi SDM K3 untuk berbagai bidang keahlian dan  bidang kegiatan. Salah satu bidang kompetensi yang diperlukan adalah Ahli K3.

Melalui training dan sertifikasi tersebut, peserta diharapkan dapat diandalkan untuk mengidentifikasikan bahaya, memberikan rekomendasi pengendalian guna mencegah terjadinya gangguan, menanggulangi gangguan K3 dan sebagainya. Secara lebih detail, mereka diharapkan mampu:

  • Menjelaskan tugas, wewenang dan tanggung jawab Ahli K3.
  • Menjelaskan hak pekerja dalam bidang K3.
  • Menjelaskan kepada manajemen bahwa upaya K3 menguntungkan bagi perusahaan.
  • Menjelaskan tujuan SMK3
  • Menjelaskan sistem pelaporan kecelakaan
  • Menganalisa kasus kecelakaan, mengetahui faktor penyebabnya dan dapat menyiapkan laporan kecelakaan kepada pihak terkait.
  • Mengidentifikasi obyek pengawasan K3
  • Mengetahui persyaratan dan pemenuhan terhadap peraturan perundangan di tempat kerja.
  • Mengetahui persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja
  • Mengetahui proses audit dan ruang lingkupnya untuk mengukur tingkat pencapaian, dan sebagainya.

Itu sebabnya, materi yang disajikan sangat banyak dan waktu training minimal 120 jam atau 12 hari. Materi terangkum dalam sebuah buku setebal kurang lebih 10 cm, yang mencakup ketentuan perundang-undangan, kebijakan K3, dasar-dasar K3, SMK3, manajemen risiko dan masih banyak lagi.

“Semua ini harus dibaca dan dipelajari. Jangan dipakai bantal,” canda Toto Heliyanto.

Source PDS Training Center Gelar Training dan Sertifikasi AK3

Leave A Reply

Your email address will not be published.