Ombudsman Apresiasi Sistem Pengamanan Data Bank Mandiri

18

Ombudsman Republik Indonesia mengapresiasi sistem pengamanan dan penyimpanan data nasabah yang telah diterapkan Bank Mandiri. Pasalnya, sistem back-up data tersebut telah mampu menghindarkan terjadinya kerugian nasabah saat terjadinya insiden perubahan saldo rekening pada Sabtu, 20 Juli lalu.

Anggota Ombudsman RI Dadan S. Suharmawijaya mengatakan pihaknya telah mendapatkan penjelasan lengkap dari pihak Bank Mandiri mengenai penyebab dan langkah normalisasi saldo rekening nasabah yang telah dilakukan.

“Jadi Insiden perubahan saldo rekening memang disebabkan oleh adanya malfunction pada hardwate dan probabilitas kejadiannya sangat kecil. Kami meyakini bahwa memang tidak ada nasabah yang kehilangan dana karena back-up system yang sudah dijalankan dengan baik oleh bank,” kata Dadan kepada media di kantor Ombudsman RI Jakarta, Senin (29/7).

Dadan juga mengatakan bahwa sistem teknologi informasi yg diterapkan Bank Mandiri sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan regulator.

“Kami juga memastikan bahwa hal ini tidak ada kaitannya dengan cyber crime,” katanya.

Sementara itu, Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri, Hery Gunadi dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, pihak Bank Mandiri terus berkomitmen untuk meningkatkan sistem keamanan teknologi informasi perbankan ke depan, apalagi mengingat tingginya potensi ancaman dari para peretas yang tidak bertanggung jawab. Salah satunya dengan penerapan back up system yang berlapis, yaitu penambahan mekanisme pemeriksaan ulang secara manual.

Selain itu Hery Gunadi juga menyampaikan, saat ini penanganan kasus eror data nasabah sudah selesai dan dipastikan semua kerugian nasabah sudah teratasi dan dikembalikan.

“Diharapkan, langkah tersebut dapat terus menjaga kepercayaan masyarakat dan dunia usaha kepada industri perbankan”, kata Hery dalam konferensi pers di kantor Ombudsman RI.

Source Ombudsman Apresiasi Sistem Pengamanan Data Bank Mandiri

Leave A Reply

Your email address will not be published.