Nuansa Kekeluargaan pada Piodalan Pura di Pelabuhan Benoa Bali

5

21 April 2016

Denpasar – Pura Padmasana di Kantor dan Benoa Cruise Terminal, Pelabuhan Benoa, Bali, berulang tahun ke-3, Kamis (21/4) kemarin. Sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Hyang Widi Wasa dilaksanakan Upacara Piodalan untuk memperingati hari berdirinya pura yang sehari-hari digunakan umat Hindhu di sekitar Pelabuhan Benoa beribadah.

Piodalan berasal dari kata “wedal” yang artinya “lahir”. Dengan mendapat awalan pe- dan ditambah akhiran -an menjadi kata Piodalan yang berarti perayaan atau peringatan hari lahir/hari jadi. Kelahiran yang dimaksud bukanlah kelahiran Dewa, melainkan hari diistanakannya Dewa pada suatu tempat suci.

Upacara Piodalan dimulai pukul 09.00 pagi dan dipimpin oleh seorang Pemangku. Selama proses upacara selain berdoa di pura, umat Hindhu juga berkeliling mendoakan kantor, terminal, dan juga dermaga agar mendapat berkah dan dilindungi dari hal-hal buruk. Suasana khidmat Upacara Piodalan Pura Padmasana makin terasa karena bertepatan dengan Peringatan Hari Kartini sehingga semua karyawan Pelindo III yang bertugas di Pelabuhan Benoa mengenakan pakaian adat Bali dalam rangka kedua kegiatan tersebut. Suasana kekeluargaan yang kental tampak saat Upacara Piodalan usai, ketika semua karyawan menikmati makan siang bersama.

“Inilah salah satu cara mensyukuri nikmat pemberian Sang Hyang Widi, selain berdoa juga berbagi kepada sesama,” ungkap I Nyoman Mendra selaku Ketua Panitia Upacara Piodalan tahun ini.

Source Nuansa Kekeluargaan pada Piodalan Pura di Pelabuhan Benoa Bali

Leave A Reply

Your email address will not be published.