Motivasi Tanpa Batas dengan NLP (4)

1

 Jumat, 10 April 2015 | Jika Anda memiliki sebuah tujuan yang hendak dicapai, mulailah untuk mengatakan kepada orang lain. Berbagi cerita dan harapan. Karena dengan melakukan hal itu, dapat membuat Anda untuk tetap memiliki motivasi yang kuat untuk mencapai tujuan Anda.

Dengan menceritakan kepada orang lain, seolah-olah Anda menyatakan bahwa Anda memiliki komitmen. Dan pastinya Anda pun akan berusaha untuk menjaga komitmen itu bukan? Bayangkan jika Anda melanggar komitmen yang sudah Anda buat. Bukankah itu akan menimbulkan image yang negatif terhadap diri Anda sendiri? Dicap sebagai pribadi yang mudah menyerah dan lain sebagainya. Apakah Anda berharap itu terjadi pada diri Anda? Saya harap tidak. Karena saya yakin Anda adalah orang yang memegang teguh komitmen yang sudah Anda buat.

Setiap orang pasti memiliki tujuan dan itu pasti berkaitan dengan insting dasar manusia. Tahukah Anda tentang insting dasar sebagai seorang manusia? Insting dasar manusia adalah mencari kebahagiaan dan menghindari penderitaan. Setiap apa yang Anda lakukan pasti terkait dengan dua hal itu, mencari kebahagiaan dan menghindari penderitaan.

Jika saya boleh mengajukan satu pertanyaan saja. Apa sebenarnya yang Anda dapatkan jika tujuan yang sudah ditetapkan tercapai? Apakah Anda merasa menjadi pribadi yang sukses? Ataukah Anda merasa nilai diri Anda meningkat? Coba perhatikan baik-baik, pribadi yang sukses dan nilai diri meningkat. Apakah dua hal itu memiliki kaitan dengan mencari kebahagiaan dan menghindari penderitaan? Ya! Benar! Dua hal itu memiliki kaitan yang erat. Jika Anda memiliki jawaban lain tentang apa yang Anda dapatkan jika tujuan Anda sudah tercapai, Anda bisa menghubungkan jawaban Anda dengan insting dasar manusia. Renungkan jawabannya.

Tentunya Anda masih ingat tentang tulisan yang saya buat pada seri yang kedua, Motivasi Tanpa Batas dengan NLP (2). Di sana ada sebuah kalimat yang saya tuliskan. Kalimat tersebut berbunyi seperti ini, memberikan perhatian pada hasil yang sudah tercapai. Perhatikanlah bahwa ada sebuah benang merah antara kalimat itu, komitmen dan insting dasar manusia.

Berkomitmen untuk mencapai tujuan dengan cara yang baik dan memberikan perhatian kepada setiap hasil yang sudah tercapai. Untuk mencapai tujuan dibutuhkan proses dan setiap prosesnya terdiri dari beberapa atau banyak “langkah”. Pada setiap langkah yang Anda lakukan, selalu ada keringat di baliknya, benar bukan? Tentunya Anda harus menghargai keringat yang sudah Anda keluarkan. Berikanlah hadiah kepada diri Anda sendiri pada setiap proses yang sudah Anda tempuh. Kemudian pikirkan hadiah apa lagi yang pantas Anda terima jika berhasil pada proses selanjutnya. Puncaknya adalah pada saat tujuan itu tercapai, Anda harus memberikan hadiah yang spesial kepada diri Anda sendiri.

Bentuk dari hadiah bisa berupa apa saja, yang penting membuat Anda merasa nyaman dan bahagia. Bisa saja berupa meluangkan waktu seharian untuk bersantai di rumah atau sekadar menikmati makanan dan minuman di cafe favorit atau bisa juga sekedar berjalan-jalan bersama keluarga. Tetapi ingatlah, ada satu syarat yang harus Anda penuhi. Saat sedang menikmati hadiah, Anda harus benar-benar membaur pada suasana saat itu. Nikmati momen-momen yang terjadi. Lupakan sejenak bahwa Anda masih harus berusaha keras pada langkah-langkah lanjutan Anda mencapai tujuan. Nikmati hadiah dari Anda untuk Anda sendiri. Dengan cara seperti itu akan membuat Anda tetap pada jalur yang benar untuk mencapai tujuan.

Source Motivasi Tanpa Batas dengan NLP (4)

Leave A Reply

Your email address will not be published.