Menteri Bumn Resmikan Icon Kuta Mandalika

43

Pada 27 Januari 2017, Menteri BUMN meresmikan icon Kuta Mandalika di kawasan pariwisata the Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Peresmian ditandai dengan pembukaan selubung signage bertuliskan Kuta Mandalika, yang secara simbolik dilakukan bersama-sama oleh Menteri BUMN Rini M. Soemarno, Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin, Bupati Lombok Tengah HM Suhaili, Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) (ITDC) Abdulbar M. Mansoer, Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, Ratu Boko (TWC) Edy Setijono, dan Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour  (HIN) Iswandi.  Peresmian disaksikan oleh 123 Direktur Utama BUMN yang berkumpul di tepi Pantai Kuta Mandalika dalam rangka perayaan HUT BUMN Bersama di the Mandalika.

“Peresmian signage Kuta Mandalika merupakan simbol dari percepatan pembangunan the Mandalika ke depan. Signage yang berukuran tinggi 3 meter dan panjang 34 meter ini kami harapkan akan menjadi salah satu icon pengenal kawasan the Mandalika, sekaligus atraksi bagi wisatawan yang berkunjung ke area ini,” kata Direktur Utama ITDC, Abdulbar M Mansoer.

Dalam laporannya di depan Menteri BUMN dan kurang lebih 300 undangan pada acara tersebut, Abdulbar M. Mansoer memaparkan sejumlah kemajuan dalam percepatan pembangunan KEK Pariwisata Mandalika.

Pembangunan fasilitas pengolahan air laut dengan teknologi sea water reverse osmosis atau SWRO, dengan skema kerjasama investasi antara ITDC, PT Wijaya Karya (Tbk) Persero dan EBD Bauer, telah selesai.  SWRO Plant berkapasitas 3 juta liter per hari ini telah beroperasi dan produk pengolahan air laut menjadi air segarnya diberi label “Mandalika Eco Water”.

“Lima hotel memasuki tahap pembangunan pada kuartal pertama dan kedua tahun ini, menindaklanjuti Land Utilization and Development Agreement atau LUDA yang sudah kami tandatangani bersama dengan para investor pada tahun lalu. Pembangunan hotel-hotel ini akan menyediakan kurang lebih 1.200 kamar pada 2019,” papar Abdulbar M. Mansoer.

Untuk dua hotel yang menjadi investasi ITDC di the Mandalika yaitu Hotel Pullman dan Club Med, ITDC telah menandatangani kesepakatan investasi bersama dengan dua BUMN yaitu WIKA dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PP). Investasi dan konstruksi hotel Club Med dan Pullman oleh kontraktor karya merupakan wujud dari semangat Sinergi BUMN.

Abdulbar M. Mansoer juga menjelaskan bahwa pekerjaan infrastruktur senilai kurang lebih 175 Milyar sudah contracted dan pelaksanaan pekerjaannya sudah dimulai akhir tahun 2016, yaitu konstruksi ruas jalan sepanjang 11 km dan penataan taman di dalam kawasan, pembangunan Masjid Mandalika, penataan Pantai Kuta Mandalika, serta infrastruktur dasar kawasan.

Selain itu, ITDC juga sedang menyiapkan atraksi pertama the Mandalika.  Bekerjasama dengan Roadgrip Motorsports UK Ltd dan Mrk1 Consulting, dua perusahaan pemegang operator sirkuit balap motor, Perseroan sedang merencanakan pembangunan Street-Race Circuit atau Sirkuit Jalan Raya Internasional Mandalika.  Sirkuit ini akan menjadi sirkuit jalan raya pertama di dunia yang dibangun dari tahap konsep dan dicanangkan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Balap Motor ‘Grand Prix Mandalika’ pada 2019.

“Dengan lahan seluas 1.175 hektar, pembangunan the Mandalika merupakan sebuah pekerjaan besar. Namun dengan pengalaman kami mengembangkan Nusa Dua, serta dukungan penuh Pemerintah Pusat dan seluruh stakeholders, kami optimis percepatan pembangunan the Mandalika akan berjalan sesuai rencana,” tutup Abdulbar M. Mansoer.

Source Menteri Bumn Resmikan Icon Kuta Mandalika

Leave A Reply

Your email address will not be published.