Mentan Target Ekspor Jagung 300.000 Ton Tahun Ini

24

09 Maret 2018 — Kementerian Pertanian bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) melakukan ekspor perdana sebanyak 6.700 ton komoditas jagung ke negara tetangga Filipina, melalui Pelabuhan Makassar, Jumat (9 Maret 2018).

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengatakan ekspor langsung komoditas jagung dari Pelabuhan Makassar yang dilakukan pada hari ini merupakan sejarah baru di Indonesia. “Dulu, kita impor jagung sebanyak 3,6 juta ton. Sekarang kita sudah ekspor jagung dan ini adalah sejarah baru bagi Indonesia,” ujar Amran dalam sambutannya pada “Pelepasan Perdana Ekspor Langsung Komoditas Jagung ke Filipina” di Gudang 104, Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar. Dia menyebutkan, setiap tahun Filipina membutuhkan sebanyak 1 juta ton jagung dengan nilai mencapai Rp3 triliun. Malaysia juga butuh 3 juta ton jagung per tahun dengan nilai Rp10 triliun. “Negara tetangga kita sangat potensial untuk menjadi pasar ekspor jagung,” ucapnya. Dia menargetkan, secara total tahun ini ekspor jagung mencapai 300.000 ton.

Kedepan lanjut Mentan, pihaknya juga akan mendorong ekspor rempah-rempah. Bahkan tahun ini, Kementan akan menyiapkan anggaran sebesar Rp2,7 triliun untuk membeli bibit lada, pala dan sebagainya. Mengingat, 500 tahun yang lalu Indonesia cukup terkenal dengan komoditas rempah-rempah yang sangat diminati banyak negara, di antaranya Inggris dan Belanda.

“Kami akan kembalikan kejayaan Indonesia 500 tahun yang lalu, bekerjasama dengan TNI dan Polri. Karena rencana grand desain, pada 2045 nanti Indonesia menjadi lumbung pangan dunia,” tegasnya.

Source Mentan Target Ekspor Jagung 300.000 Ton Tahun Ini

Leave A Reply

Your email address will not be published.