Meet Up Millenials Inti

76

Senin, 10 Desember 2018 | Millenials INTI akhirnya mendapatkan panggungnya. Tiada daya dan upaya manusia tanpa kuasa Sang Pencipta, kita diingatkan untuk tidak angkuh dan merasa paling hebat lewat pembacaan doa oleh Ketua Yayasan Masjid An-Nuur Dadang Haedar pada awal kegiatan. Lanjut itu, Meet Up Millenials INTI mendapatkan Board of Director (BOD) Message and Spirit dari Direktur Keuangan INTI Nilawati Djuanda. Penekanan pada sesi ini, bahwa Millenials INTI kelak akan menjadi penentu keberhasilan INTI di masa mendatang. Oleh karena itu, #INTIJayaKembali harus dibangkitkan dengan cara masa kini.

Rampung sesi motivasi, Millenials INTI pun langsung mendapat sesi sharing dari Ketua Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Millenials Rian Pabittei. Saat ini, beliau tercatat sebagai karyawan PT Wijaya Karya (Persero). Pada salah satu paparannya, Rian sempat menyebut soal bonus demografi Indonesia, yang menyebut bahwa usia produktif lebih besar ketimbang non-produktif. Inilah periode berkumpulnya para Millenials. Makanya, “panggung” ini musti dieksplorasi dengan semangat kolaborasi, fleksibel, dan sinergi. Sesi ini dilanjut dengan cerita dari Koordinator FHCI Millenials ketika belum diresmikan, yaitu Wibisana Jaka Sembada. Saat ini, beliau tercatat sebagai karyawan PT Telkom (Persero) yang ditempatkan di Telkom Corporate University.

Beliau memaparkan soal pergerakan aktivitas sudah mulai terjadi sejak 2016 dengan nama BUMN Youth. Dan keberadaan perkumpulan para Millenials ini mulai diakui pada Indonesia Human Capital Summit. Berbagai kegiatan pun akhirnya membawa FHCI Millenials resmi didirikan pada Agustus 2018. Lalu, rampung paparan dan diskusi pada sesi pertama, Meet Up Millenials INTI pun dilanjut dengan Design Sprint.

Design Sprint itu merupakan suatu metode untuk membangun konsep produk dan prototype dalam waktu lima hari. Nah, selama periode ini, “sang designer” akan menggunakam lima tahapan yang sangat komunikatif dan interaktif untuk mengeluarkan semua ide, inspirasi, kreatifitas, masalah yang ada, hingga solusi. Hasilnya nanti musti diwujudkan dalam prototype yang harus dikroscek ke calon pengguna.

 Design Sprint akan membantu seluruh tim untuk mendapatkan tujuan dan arah yang jelas. Penggunaan metode ini sangat membantu untuk memulai produk baru, penambahan feature produk, workflow, bisnis dan memecahkan permasalahan terhadap produk yang ada.

Sesi ini diadakan karena para Millenials ini kelak bakal jadi pemimpin, yang mungkin tak akan punya waktu banyak untuk mengeksekusi sebuah bisnis. Kelak, bisnis itu bukan lagi hitungan tahun, bulan, atau minggu. Mungkin, beberapa tahun mendatang, bisnis bakal berubah setiap detiknya. INTI Jaya Kembali

Source Meet Up Millenials Inti

Leave A Reply

Your email address will not be published.