Mabes Polri Kunjungi Divre Jatim

21

SURABAYA, PERHUTANI (20/11/2015) | Kepala Perum Perhutani Divisi Regional (Divre) Jawa Timur, Andi Purwadi menerima kunjungan kerja dari Markas Besar (Mabes) Polri bidang Sumberdaya Manusia (Sdm), Komisaris Besar (Kombes) Bayu Kamis (20/11) di ruang Cendana Graha Perhutani Divre Jatim.

Kepala Perum Perhutani Divisi Regional (Divre) Jawa Timur, Andi Purwadi menyatakan bahwa berbagai hal terkait dengan sistim pengelolaan hutan di wilayah kerja Divre Jatim, yakni melalui pendekatan kesejahteraan, karena memang disadari bahwa akar permasalahan masyarakat yang tinggal di sekitar hutan itu adalah faktor kemiskinan artinya ketika masyarakat miskin, asset kita terancam sedangkan asset yang kita jaga itu terbuka/tidak ada pagarnya maka cara yang paling mudah yakni mengambil kayu.

“Oleh karena itu saat ini, kami telah menerapkan sistem Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) dengan pola bagi hasil, dari kerjasama ini masyarakat akan mendapat sharing produksi entah kayu atau non kayu hingga sebesar 25%. Sekitar 1800 desa yang mengelilingi kawasan hutan Perhutani, dari total desa sebanyak itu telah terbentuk Lembaga Masyarakat Desa Hutan atau yang kita sebut dengan (LMDH),” jelas Andi.

Terkait dengan penugasan personel Polri di wilayah kerja Perum Perhutani Divre Jatim Andi Purwadi menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang dibangun selama ini. Ia pun berharap kerjasama ini dapat berlanjut dan ditingkatkan lagi. Hal itu diamini oleh Bayu karena kerjasama ini sebenarnya adalah sama-sama dalam rangka menjaga asset Negara,” yang penting kita saling berkoordinasi dan saling mengisi,” demikian dikatakan Bayu dalam kesempatan itu.

Selama gelar diskusi berlangsung disebutkan dari 23 Perwira Pembina (Pabin) berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) yang selama ini diperbantukan kepada Perum Perhutani, rencananya seluruhnya akan diganti dengan perwira berpangkat satu tingkat lebih tinggi yakni Komisaris Polisi (Kompol).

Source Mabes Polri Kunjungi Divre Jatim

Leave A Reply

Your email address will not be published.