Lindung Diri Lindungi Semua dari Bahaya HIV & AIDS

109

27 April 2017 14:54:59 WIB

Surabaya – Masalah Human Immunodeficiency Virus (HIV), Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) maupun Infeksi Menular Seksual (IMS) bukan lagi masalah suatu negara atau suatu daerah saja, tetapi merupakan masalah global yang membutuhkan komitmen dan tindakan nyata dari semua komponen untuk mengatasinya. Berkaitan dengan tersebut diatas, PT DPS (Persero) bekerjasama dengan Kelompok Kerja (Pokja) pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS dan IMS di lingkungan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengadakan acara sosialisasi tentang pencegahan dan penangulangan penularan HIV-AIDS dan IMS di lingkungan kerja PT DPS (Persero), Kamis (27/04).

Bertempat di ruang rapat atas kantor pusat PT DPS (persero), acara yang dibuka oleh ketua Tim Pokja (Yudi Susanto) menjelaskan bahwa penyebaran HIV-AIDS di wilayah Surabaya sudah berada dalam titik berbahaya. Menduduki peringkat 1 di wilayah Jawa Timur dan peringkat 2 di wilayah nasional sebagai kota dengan banyaknya pengidap HIV-AIDS. Untuk periode tahun 2016 saja pengidap HIV-AIDS sudah mencapai 19.505 dan yang sudah tertangani hanya 45%, tutur Yudi.

Apakah HIV dan AIDS itu? HIV adalah virus penyebab AIDS. Bila kita tertular HIV, maka daya tahan tubuh dapat menurun sehingga mudah terkena berbagai macam penyakit. Sedangkan AIDS sendiri adalah kumpulan dari beberapa gejala penyakit akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV dan dapat menyebabkan kematian. Siapapun dapat beresiko tertular HIV jika berganti-ganti pasangan tanpa memakai kondom, pernah terkena penyakit kelamin dan memakai narkoba suntik. HIV juga dapat ditularkan dari ibu yang terinfeksi HIV kepada bayinya saat proses kehamilan, persalinan dan menyusui.

Cara terbaik untuk mencegah HIV adalah dengan melakukan hubungan seks secara aman dan tidak pernah berbagi jarum atau peralatan menyuntik apapun. Untuk mengetahui apakah seseorang tertular HIV adalah dengan melakukan tes HIV yaitu berupa tes darah untuk memastikan adanya antibodi terhadap HIV di dalam sampel darah. Selain sosialisasi tentang pencegahan dan penangulangan penularan HIV-AIDS dan IMS, tim Pokja juga membagikan beberapa kondom, melakukan tes darah dan konseling yang bertujuan untuk mengetahui tingkat resiko infeksi dan juga mengetahui pola hidup keseharian.

Source Lindung Diri Lindungi Semua dari Bahaya HIV & AIDS

Leave A Reply

Your email address will not be published.