Latihan “Exercise-ISPS Code” dan Penanganan Tumpahan Minyak di Pelabuhan TUKS INALUM Berjalan Lancar

31

Jum’at, 11 Mei 2018 16:34:34

Kuala Tanjung – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM bekerjasama dengan KSOP Kuala Tanjung dan Lanal Tanjung Balai melaksanakan latihan bersama Exercise-ISPS  Code dan penanganan tumpahan minyak di Pelabuhan INALUM Kuala Tanjung (11/5). Turut hadir dalam acara tersebut Danlanal Tanjung Balai Asahan (TBA) Letkol Laut (P) Yudo Ponco Ari, M. Tr. Hanla, Kepala KSOP Kuala Tanjung Ir. Tumbak Syah Sagala dan Direktur Umum dan Human Capital INALUM Carry EF Mumbunan. Didepan awak media Deputy General Manager Umum INALUM Ismadi YS Jenal sekaligus Sebagai PFSO TUKS INALUM menjelaskan tujuan dari latihan bersama ini.

“Latihan bersama ini dilakukan dalam rangka melatih para personil yang ada agar mampu memastikan  keamanan kapal-kapal International yang berlabuh dan fasilitas pelabuhan (ISPS Code) sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 3 Tahun 2004 dan mampu melakukan penanggulangan pencemaran di perairan dan pelabuhan sesuai amanat dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 58 Tahun 2013, yang akhirnya dapat menjamin keamanan jalur logistik dan keseinambungan operasi INALUM,” jelas Ismadi yang didampingi Deputy General Manager Material dan Warehouse, Dwi Yantho, Manager Humas, Arfan Iqbal Harahap, Manager Keamanan Industri, Valentino Siburian, Manager Umum, Abdul Syukur Dalimunthe dan Kol. Inf. Syamsul Rizal Hrp.

Kepala KSOP selaku PSC Pelabuhan di Kuala Tanjung Ir. Tumbak Syah Sagala, dalam arahannya menyampaikan pokok-pokok kebijakan Kementerian Perhubungan terkait standar Keamanan Pelabuhan yang disinggahi Kapal-Kapal Internasional. Lebih lanjut Danlanal TBA, Letkol Laut (P) Yudo Ponco Ari, M. Tr. Hanla mengungkapkan harapannya terkait latihan bersama ini.

“Harapannya latihan bersama ini dapat berjalan dengan lancar dan aman serta mampu meningkatkan kemampuan personil sekaligus yang terlibat dan menguji prosedur pengamanan yang telah ditetapkan,” ucap Yudo.

Sementara itu Direktur Umum dan Human Capital INALUM sangat mengapresiasi kekompakkan dan kerjasama yang telah ditunjuKkan insan INALUM dengan stakeholder dalam mengemas kegiatan latihan untuk menjaga keamanan dan kelancaran bisnis Perusahaan.

Latihan bersama dilaksanakan dengan skenario terkait adanya informasi dari  nelayan yang sedang menangkap ikan di sekitar pelabuhan adanya orang tidak dikenal disekitar pelabuhan INALUM. Setelah diselidiki, diketahui bahwa ada aktivitas mencurigakan yang dilakukan oleh 3 orang dengan menggunakan 1 unit perahu yang ternyata orang-orang tersebut sedang mencoba mencuri minyak solar dari fasilitas perpipaan di pelabuhan. Personil Pam Obvit / Pam ISPS Code berusaha menangkap mereka namun tidak berhasil karena pencuri menggunakan senjata api, kemudian personil keamanan mengecek valve pipa transfer masih dalam keadaan terbuka sehingga menyebabkan solar tumpah di laut dan didapati ada 1 orang muncul dari dalam air yang ternyata sedang mengambil Cathodic Protection.

Kemudian Petugas Keamanan ISPS Code, Tim Oil Spill bersama Tim Lanal TBA dan dibawah Koordinasi PFSO INALUM dan Kepala KSOP Kuala Tanjung bekerjasama mengamankan sesuai Prosedur Pengamanan ISPS Code sehingga pencemaran solar yang tumpah di laut dapat terhenti dan para pelaku dapat tertangkap walaupun upaya dilakukan sangat dramatis dengan adegan baku tembak dan upaya penyelaman oleh Prajurit TNI AL dari kesatuan Lanal TBA untuk mengamankan barang bukti sehingga pelabuhan dan perairan dapat kembali aman dan terkendali.

Latihan bersama berhasil dilaksanakan di wilayah Pelabuhan INALUM menggunakan armada laut yang dimiliki yaitu Kapal Sea Rider -TNI AL, Kapal Patroli KNP 480 – KSOP K. Tanjung, Kapal Patroli Cepat ISPS Code INALUM dan juga armada darat dengan melibatkan unsur-unsur dari Lanal Tanjung Balai, KSOP Kuala Tanjung, Personil Pam Obvit, TNI, Polri, Tim Oil Spill, Petugas Keamanan ISPS Code, Jajaran Lanal TBA dan seluruh jajaran personil INALUM yang juga disaksikan oleh Muspika (Camat, Danramil, Kapolsek), Danposal Kuala Tanjung, mitra kerja pelabuhan : Pelindo 1, Wilmar, Bea Cukai dan Karantina, HNSI, Tokoh masyarakat dan perwakilan nelayan dari sekitar pelabuhan TUKS INALUM Kuala Tanjung, sekaligus guna mendapatkan sosialisasi keamanan dan keselamatan di laut. Sebagaimana diketahui, INALUM telah mengoperasikan Pelabuhannya sendiri (dedicated berth) sepanjang 2,5 Km yang menjorok ke selat malaka di Kuala Tanjung sejak tahun 1980-an guna mendukung operasional pabrik peleburan aluminium satu-satunya di Indonesia.

Source Latihan “Exercise-ISPS Code” dan Penanganan Tumpahan Minyak di Pelabuhan TUKS INALUM Berjalan Lancar

Leave A Reply

Your email address will not be published.