Kunjungan Kerja Under Secretary Phillipines Air Force (USEC PAF) Meninjau Pesawat NC212i

18

04 November 2016

Under Secretary Phillipines Air Force, Raymundo Elefante didampingi Chief of Air Staff Phillipines Air Force, Mayor Jenderal Roz Briguez berkunjung ke PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI) pada hari ini, Jum’at, 04 November 2016. Kunjungan ini disambut oleh Direktur Niaga dan Restrukturisasi, Budiman Saleh diterima di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Pusat Manajemen (GPM) lantai 9 PTDI, Jl. Pajajaran No. 154 Bandung.

Kunjungan Under Secretary Phillipines Air Force ke PTDI untuk meninjau pesawat NC212i yang telah dipesan dan siap dikirimkan ke Filipina. Rombongan Filipina sehari sebelumnya telah berkunjung ke booth PTDI di Indo Defence 2016, JIExpo, Jakarta. Sehingga ini merupakan rangkaian agenda Indo Defence 2016 untuk memasarkan produk dan jasa PTDI.

Pesawat NC212i adalah pesawat multiguna generasi terbaru dari NC212 dengan daya angkut 28 penumpang, memiliki ramp door, kabin yang luas dikelasnya, sistem navigasi dan komunikasi yang lebih modern, biaya operasi yang lebih rendah namun tetap kompetitif di pasar pesawat kecil. Pesawat NC212i dapat juga digunakan sebagai pembuat hujan, patroli maritim dan penjaga pantai. Pesawat generasi sebelumnya C212 berbagai seri telah digunakan lebih dari 600 unit oleh 38 negara diataranya yaitu Thailand, Filipina, Afrika Selatan, Spanyol, Uni Emirat Arab, Cili dan Meksiko.

Saat ini pesawat NC212i tersebut telah sepenuhnya dikerjakan oleh PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI), artinya PTDI adalah satu-satunya industri pesawat terbang di dunia yang saat ini memproduksi pesawat NC212i. Seluruh proses pembuatan pesawat tersebut telah dilakukan di Bandung pada kawasan produksi PTDI karena Airbus Defence and Space telah menyerahkan sepenuhnya fasilitas produksi ke PTDI mulai dari jig dan tools hingga pergudangannya (Slow Mover Material) yang semula berada di Spanyol telah dikirimkan seluruhnya ke PTDI.

PTDI saat ini juga sedang membuat pesawat NC212i sebanyak 3 unit pesanan dari Vietnam yang seluruh proses pembuatan struktur pesawat mulai dari Fuselage, Center Wing, Outer Wing, Outer Flap, Inner Flap, Aileron, Vertical Stabilizer, Rudder, Horizontal Stabilizer, Elevator serta semua Door mulai Pilot Door, Passenger Door, Ramp Door, Forward Door dan Emergency Door itu dikerjakan seluruhnya di PTDI yang akan mendapatkan sertifikasi EASA ditargetkan akhir tahun 2016 atau awal tahun 2017.

Perbedaan konfigurasi antara NC212-400 dan NC212i ada pada Avionic, dimana NC212i telah menggunakan Digital Avionic dan telah dilengkapi Autopilot sehingga memudahkan pilot melakukan konfigurasi terbang sedangkan perbedaan dengan NC212-200 terletak pada Avionic Rack yang semula diletakkan di dalam pesawat, pesawat NC212i Avionic Rack diletakkan di bagian depan moncong pesawat sehingga dapat menambah jumlah penumpang, perbedaan lainnya pesawat NC212i menggunakan winglet untuk mengurangi hambatan udara disekitar ujung sayap dan menggunakan kaca kotak untuk menambah kenyamanan penumpang melihat keluar pesawat.

Source Kunjungan Kerja Under Secretary Phillipines Air Force (USEC PAF) Meninjau Pesawat NC212i

Leave A Reply

Your email address will not be published.