Kppu Usulkan Perbaikan Data Dan Distribusi Pangan

21

08 Desember 2017

Jakarta – Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan perlunya perbaikan dalam tiga hal yang signifikan dalam menjaga stok pangan, yakni data, distribusi, dan meminimalisasi potensi praktik tidak sehat di kalangan dunia usaha.

“Kami melihat untuk ketahanan pangan secara stok sudah baik. Kalau lihat di sisi pasokan, publik tidak usah khawatir, pasokan pangan tersedia cukup baik,” kata Direktur Pengawasan Kemitraan KPPU Dedy Sani Ardi di Jakarta, Jumat.

Dedy menuturkan perbaikan data diperlukan agar ketersediaan data sumber pasokan pangan bisa terekam jelas. “Kami sudah koordinasi intensif dengan Badan Pusat Statistik (BPS) soal sumber pasokan pangan. Kangan sampai data ini tidak tersedia dengan baik,” ujarnya.

Dia juga mengatakan perbaikan lainnya yang dilakukan adalah di sisi jalur distribusi. KPPU bersama BPS sudah memetakan jalur distribusi 11 komoditas bahan pokok strategis.

“Ketiga, untuk pelaku usaha. Kami lakukan sesuai otoritas kami untuk meminimalisasi potensi praktik tidak sehat. Upaya pencegahan praktik tidak sehat harus terus dilakukan sehingga pola-pola represif harus mulai dikurangi. Kami ingin sampaikan ke pelaku usaja mau pun pasar bisnis bahwa negara tidak akan kalah dengan mafia pangan,” tegasnya seperti dilansir Antara.

Kementerian Pertanian (Kementan) menjamin stok pangan jelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 aman. Perum Bulog mencatat stok beras Bulog mencapai 1,10 juta ton, gula pasir 413,90 ribu ton, jagung 29,60 ribu ton, daging sapi 18 ton, daging kerbau 18,60 ribu ton, bawang merah 42,47 ton, bawang putih 300,50 ton, dan minyak goreng 1,04 juta liter.

Source Kppu Usulkan Perbaikan Data Dan Distribusi Pangan

Leave A Reply

Your email address will not be published.