Konsisten Perhatikan Keselamatan Kerja, Pelindo III Raih 2 Penghargaan

24

30 Maret 2016

Surabaya – BUMN operator pelabuhan, PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III diganjar dua penghargaan atas konsistensinya dalam menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di lingkungan kerjanya. Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyerahkan penghargaan tersebut di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (29/3).

“Dua penghargaan yang kami terima ini, ialah untuk penerapan SMK3 di Kantor Pusat Pelindo III Surabaya dan di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tidak hanya diterapkan oleh Pelindo III di lini operasional saja seperti di terminal pelabuhan, tetapi juga di lingkungan kantor,” ujar Direktur SDM dan Umum Pelindo III Toto Heli Yanto, di sela acara.

Ia mengatakan, bahwa Pelindo III melihat aspek K3 sebagai hal yang sama penting dengan fungsi bisnis dan operasional di setiap lingkungan kerjanya.

“Penerapan SMK3 tidak hanya untuk menjamin keselamatan para pekerja dari setiap institusi yang ada pelabuhan, tetapi juga untuk meminimalisasi seoptimal mungkin dampak kegiatan operasional terhadap lingkungan,” jelasnya.

Hal tersebut sejalan dengan yang disampaikan oleh General Manajer Pelindo III Cabang Tanjung Wangi, Bangun Swastanto, di acara tersebut. Penerapan SMK3 di Pelabuhan Tanjung Wangi dilaksanakan sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Untuk menjaga keselamatan kerja diterapkan dalam SOP (prosedur operasional yang standar), penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), dan penerapan budaya perusahaan Pelindo III, customer focus, care, and integrity.

“Terhadap penerapan SMK3 tersebut juga yang dilakukan surveillance audit setiap tahunnya, oleh lembaga sertifikasi independen. Dengan konsistensi penerapan tersebut, salah satu manfaatnya ialah selama 4 tahun terakhir tidak pernah terjadi kecelakaan kerja di Pelabuhan Tanjung Wangi,” ungkap Bangun Swastanto.

Daya Saing Bangsa Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur, Sukardo dalam laporannya kepada Gubernur menyebutkan, adanya ajang penghargaan tersebut ialah untuk lebih membudayakan K3 di seluruh perusahaan di Jatim, pada khususnya.

“Agar tercipta lingkungan kerja yang aman dan nyaman. Sehingga dapat mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas kerja, seiring usaha peningkatan daya saing bangsa dalam menghadapi era pasar bebas,” ujarnya.

Gubernur Jatim Soekarwo dalam sambutannya mengatakan, bahwa Indonesia perlu segera berubah untuk memperkuat daya saing industrinya. Agar tidak terjebak menjadi middle income country terus-menerus. Sehingga dapat menjadi salah satu dari 20 negara dengan PDB (Produk Domestik Bruto) terbesar di dunia.

“Oleh karena itu, peran pemimpin perusahaan penting utk menjadikan perusahaannya berjalan efisien. Perusahaan menjadi bagus jika produktivitasnya bagus, yang salah satunya ditentukan oleh kualitas SDM, salah satunya dengan menerapkan K3 sehingga tecapai kondisi zero accident,” terang gubernur yang akrab disapa Pakdhe Karwo tersebut.

Lebih lanjut ia memaparkan, bahwa Surabaya adalah hub untuk sekitar 120 juta penduduk di Indonesia. Barang produk Jatim yang keluar ke provinsi-provinsi lain bernilai ratusan triliun, dan barang masuk pun juga besar. Mayoritas dari konsumen produk tersebut merupakan pekerja atau SDM dari berbagai lapangan kerja yang memiliki purchasing power sangat tinggi.

“SDM inilah yang harus dijaga konsumsinya, salah satunya dengan menjaga keselamatan kerja mereka. Bupati dan walikota sebagai pembina K3 harus mengawal dan juga para CEO perusahaan harus menjaga SDM-nya agar produktivitasnya tetap tinggi,” jelasnya.

Pada ajang penghargaan K3 Tahun 2016 tersebut, diberikan 10 bupati dan wali kota pembina K3, yakni Gresik, Sidoarjo, Pasuruan, Tuban, Surabaya, Bojonegoro, Lamongan, Blitar, Madiun, dan Mojokerto. Selain itu ada 344 perusahaan penerima penghargaan zero accident dan 56 perusahaan penerima penghargaan penerapan SMK3.

“Penghargaan ini agar dapat memotivasi pembina K3 untuk mendorong perusahaan-perusahaan lain agar menduplikasi dan mengaplikasikan capaian perusahaan yang ada di sini ke lingkungan kerjanya. Sehingga K3 semakin membudaya,” tegas Soekarwo.

Source Konsisten Perhatikan Keselamatan Kerja, Pelindo III Raih 2 Penghargaan

Leave A Reply

Your email address will not be published.