Kinerja Kehumasan Pupuk Kaltim Raih 4 Penghargaan PRIA 2019

35

29 Maret 2019 | Pupuk Kaltim berhasil meraih 4 penghargaan pada ajang Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2019, apresiasi PR Indonesia terhadap kinerja kehumasan dalam mendukung performa korporasi, dengan meningkatkan citra perusahaan di mata publik, di antaranya Silver Winner Kategori Sustainability Report sub kategori anak usaha BUMN, Silver Winner Kategori Annual Report sub kategori anak usaha BUMN, Gold Winner Kategori Brand Visual Identity, serta Kategori Terpopuler di Media sub kategori anak usaha BUMN Non Tbk. Penghargaan diterima Manager Humas Pupuk Kaltim Wahyudi, di Grand Ballroom The Trans Luxury Bandung pada Kamis (28/3) malam.

Dikatakan Wahyudi, kehumasan merupakan faktor penting yang tak bisa dilepaskan dari perusahaan, khususnya dalam membangun citra sekaligus meningkatkan harmonisasi bersama masyarakat. Disamping juga berperan sebagai corong informasi seluruh aktivitas perusahaan kepada stakeholders. Begitu pula di Pupuk Kaltim, peran humas terus dimaksimalkan sebagai garda terdepan dalam membangun sinergi di lingkungan internal maupun eksternal Perusahaan, guna mendukung pencapaian target dan kinerja yang lebih optimal. “Penghargaan ini menjadi semangat bagi Pupuk Kaltim, khususnya kami di Departemen Humas, untuk terus meningkatkan kinerja dengan lebih baik,” ujar Wahyudi.

Menurut dia, kemampuan menyusun strategi komunikasi didukung sistem digital dan pemanfaatan teknologi, merupakan salah satu fokus yang terus dikembangkan kehumasan Pupuk Kaltim, agar pesan yang disampaikan mampu menyasar publik secara secara cepat dan akurat. Salah satunya pemanfaatan media sosial serta informasi daring melalui website Perusahaan, menjadi sarana edukasi efektif bagi masyarakat, khususnya terkait peranan Pupuk Kaltim dalam mendukung ketahanan pangan nasional, hingga sarana komunikasi antara Perusahaan dengan stakeholders. “Gagasan inilah yang terus kami kembangkan, melalui berbagai inovasi dan strategi yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi masa kini, didukung kekompakan tim sebagai kekuatan utama kami,” tambah Wahyudi.

Founder dan CEO PR Indonesia Asmono Wikan, mengatakan PRIA 2019 didasari peran kehumasan masa kini yang terus bergerak maju dan melebihi ekspektasi dalam membingkai organisasi atau korporasi. Hal itu dilihat dari perkembangan tata kelola kehumasan, sebagai sebuah strategy management function yang kian bertumbuh, sehingga mampu mendorong reputasi organisasi jauh lebih berkembang dari sebelumnya. “Sebab PR atau Kehumasan merupakan agregator kepentingan dalam sebuah organisasi maupun korporasi, untuk mengkreasi ke arah mana reputasi akan dituju,” terang Asmono.

Senada, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, menyebut fungsi kehumasan korporasi masa kini wajib menyesuaikan perkembangan teknologi, khususnya konsep digitalisasi industri 4.0. Sebab kehumasan sebagai PR Strategy harus mampu menjawab tantangan di era digital, untuk lebih mendekatkan diri kepada publik sebagai objek public relations. “Karena konsep digitalisasi 4.0 lebih condong kepada dunia industry, maka jawablah tantangan itu dengan pemanfaatan teknologi yang lebih efektif,” pesan Ridwan Kamil.

Source Kinerja Kehumasan Pupuk Kaltim Raih 4 Penghargaan PRIA 2019

Leave A Reply

Your email address will not be published.