Ketika Bumble Bee Invasi Artama dan GSN

22

16 April 2016

Surabaya – Bagi penggemar film layar lebar Transformers tentu tidak asing dengan istilah Optimus Prime, Megatron dan Bumble Bee. Mereka adalah para robot menjadi bintang di film tersebut. Salah satu robot tersebut pada hari Jumat (15/04), yakni Bumble Bee, hadir di Pelabuhan Tanjung Perak. Bumble Bee ‘menginvasi’ kapal Artama dan Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak.

Para petugas yang di lapangan sempat takut mendengar rencana kedatangan Bumble Bee tersebut karena robot tersebut cukup tinggi dan besar. Namun, setelah Bumble Bee datang mereka tidak jadi takut karena Bumble Bee yang datang bukan robot tapi sekelompok anak-anak balita yang lucu-lucu dan imut.

’’Mereka adalah anak-anak PG (Play Group) dari Bumble Bee School yang sedang berkunjung di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak,’’ kata Kahumas Pelabuhan Tanjung Perak, Oscar Yogi Yustiano.

Dengan didampingi 12 orang guru pendamping, sebanyak 40 anak PG sekolah Bumble Bee ini terbagi menjadi 2 gelombang, pada gelombang pertama giliran kelas PG-B sebanyak 20 siswa menuju ke area kapal Artama dengan didampingi 6 guru dan wali murid untuk melihat-lihat dan mendapat penjelasan mengenai fasilitas mini cruise Artama yang berada di Pelindo Marine Service (PMS).

Sedangkan, sisanya sebanyak 20 siswa PG-A dan 6 guru lainnya dengan didampingi wali murid menunggu di area Terminal Penumpang GSN sembari melanjutkan aktifitas menempel dan menggambar. Setelah mengunjungi kapal Artama secara bergantian, mereka mendapat kesempatan untuk berkeliling di Terminal Penumpang GSN untuk melihat fasilitas di Terminal seperti alat scan detector (x-ray), area check in counter. ’’Mereka sangat antusias untuk mencoba memasukan tas sekolahnya ke area x-ray,’’ katanya

Menuju ke lantai dua, anak-anak semakin sumringah ketika melihat laut yang dikelilingi oleh banyak kapal, bahkan dengan ceplosan polosnya, salah seorang siswa dari kelas PG-A bernama Celine berceletuk kepada salah seorang pendamping dari Pelindo III ketika melihat kapal PELNI sandar,

“Itu kapal selamnya besar sekali, boleh masuk?”, tanyanya polos.

“Itu bukan kapal selam, tapi kapal penumpang, kalau kapal selam bisa dilihat di Monkasel (Monumen Kapal Selam)”, jawab Jufrianto, staf Pelindo III Pelabuhan Tanjung Perak, dengan ramah.

Hingga ke area photo booth yang berada di lantai tiga, anak-anak nampak senang melihat-lihat ornamen seperti di museum dan tidak lupa mengabadikan momen tersebut dengan berfoto selfie bersama guru dan murid. Nina, salah satu guru pendamping dari Bumble Bee School menyampaikan bahwa ini adalah pengalaman pertamanya mengajak murid-murid berkunjung di Pelabuhan, khususnya Pelabuhan Tanjung Perak yang bertepatan dengan moment Surabaya North Quay, dan tentunya ini merupakan ilmu yang sangat berharga bagi para murid.

“Kalau biasanya mereka hanya bisa melihat kapal dari gambar di buku maupun di media televisi, kini mereka bisa melihat langsung seperti apa itu pelabuhan, dan wujud kapal yang asli. Kami sangat senang sekali. Terlimakasih Pelindo”, ungkapnya.

Oscar Yogi Yustiano, mengungkapkan bahwa Manajemen Pelindo III akan sangat mendukung setiap kegiatan yang mampu menunjang pendidikan di Indonesia,

“Kami akan sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin tahu apa itu pelabuhan, baik itu sekolah, universitas, maupun instansi, silakan berkunjung ke Pelabuhan Kami karena ini merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat”, tambahnya.

Source Ketika Bumble Bee Invasi Artama dan GSN

Leave A Reply

Your email address will not be published.