Kementerian Keuangan Beri Penyertaan Modal Negara Rp 1 Triliun untuk PT INKA

78

16 Januari 2017

Kementerian BUMN menargetkan pendapatan PT INKA di Madiun naik 48 persen dari Rp 1,6 triliun menjadi Rp 2,6 triliun pada tahun ini. Target itu dipatok naik lantaran pendapatan tahun 2016 melebihi dari yang sudah ditetapkan.

“Tahun lalu target pendapatan Rp 1,6 triliun dan realisasinya mencapai Rp 1,8 triliun,” ujar Senior Manager Secretary, Public Relation dan CSR PT INKA, Cholik Mochamad Zam-Zam, Jumat (13/1/2017), di Madiun, Jatim.

“Tahun ini target pendapatannya naik menjadi Rp 2,6 triliun.”

“Jadi ada peningkatan 48 persen dari target sebelumnya,” kata dia.

Menurut Cholik, lantaran berhasil melebihi target, Kementerian Keuangan memberikan penyertaan modal negara senilai Rp 1 triliun. Modal itu digunakan untuk perluasan pabrik, investasi mesin baru sehingga INKA dapat berproduksi lebih dan mampu mencapai target yang ditetapkan. Untuk mencapai target itu INKA meluncurkan berbagai produk baru seperti bus gandeng, kereta bandara dan Light Rail Transit (LRT). INKA juga melakukan peningkatan piramida industri dengan mengoptimalkan pembuatan komponen kecil ke perusahaan lain. Dengan demikian produk utama yang akan dikerjakan di INKA seperti roda kereta. Pasalnya roda kereta menyangkut keselamatan. Selain itu INKA juga melakukan ekspansi ekspor ke luar negeri seperti Banglades dan Srilanka dengan total nilai Rp 2,2 triliun. Proyek Bandara Soeta, dan kerja sama dengan PT KAI untuk peremajaan 485 gerbong kereta juga menjadi pendapatan INKA tahun 2017 ini.

Source Kementerian Keuangan Beri Penyertaan Modal Negara Rp 1 Triliun untuk PT INKA

Leave A Reply

Your email address will not be published.