Kemensos Tunjuk Bulog Salurkan Beras Untuk Bpnt

12

05 Juli 2019 | KEMENTERIAN Sosial menunjuk Perum Bulog sebagai penyalur beras utama bagi Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Tidak hanya sebagai penyalur, perseroan juga dipercaya menjadi manajer suplai yang bertugas mengoordinasi distribusi beras untuk e-Warong di daerah-daerah.

“Saya berikan karpet merah kepada Bulog untuk salurkan beras BPNT. Saya yakin Bulog dapat berperan maksimal,” ujar Menteri Sosial Agus Gumiwang di Jakarta, Kamis (4/7).

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso pun menyambut baik keputusan Kementerian Sosial yang akhirnya melibatkan pihaknya dalam Program BPNT. Menurut Budi, hal itu membuat peran Bulog menjadi jelas.

“Kalau untuk program seperti ini saja tidak diberi peran, berarti sudah tidak perlu lagi ada Bulog. Kita kan bukan bicara keuntungan, tapi bagaimana kita bisa melaksanakan program pemerintah dengan sebaik-baiknya,” ucap Budi Waseso.

Sebagai manajer suplai, Bulog juga diizinkan menggandeng perusahaan-perusahaan di daerah untuk mendukung pelaksanaan tugas tersebut.

“Swasta juga kami rangkul karena kami tidak bisa mutlak mejalankan 100%. Yang terpenting, di sini ada pemerintah, dalam hal ini Bulog, untuk menjamin ketersediaan dan kualitas kepada masyarakat,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, Bulog juga diwajibkan menyalurkan beras yang masih dalam kondisi baru atau tidak terlalu lama yang tersimpan di gudang.

Artinya, sebagian besar stok yang kini berada di gudang perseroan tidak bisa digunakan untuk program tersebut.
Sebagaimana diketahui, untuk keperluan BPNT setidaknya dibutuhkan beras sebesar 1,5 juta ton. Dengan demikian, untuk sisa tahun ini, Bulog diproyeksikan bisa mendistribusikan beras sebanyak 700 ribu ton ke seluruh daerah di Indonesia.

Source Kemensos Tunjuk Bulog Salurkan Beras Untuk Bpnt

Leave A Reply

Your email address will not be published.