Kekhawatiran Stok Melimpah Picu Harga Karet Makin Kendor

26

Jakarta, 17 Januari 2018 – Harga karet turun lebih dari satu persen pada akhir perdagangan hari kedua berturut-turut, Rabu (17/1/2018), terbebani kekhawatiran tentang jumlah stok yang lebih tinggi. Harga karet untuk pengiriman Juni 2018, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), ditutup melorot 1,60% atau 3,40 poin di level 209,50 yen per kilogram (kg). Sebelumnya harga karet kontrak Juni dibuka turun tipis 0,05% atau 0,10 poin di level 212,80 setelah pada perdagangan Selasa (16/1) berakhir melemah 0,88% di posisi 212,90. Analis dari broker komoditas Yutaka Shoji, Gu Jiong mengatakan kekhawatiran atas peningkatan cadangan karet memberikan sentimen negatif terhadap harga karet.

“Pasokaan saat ini melimpah karena petani di Thailand terus melakukan penyadapan dan masih mengekspor karet,” ungkapnya, seperti dikutip Bloomberg.

Berdasarkan data Asosiasi Perdagangan Karet Jepang, cadangan karet Jepang meningkat 14,4% menjadi 12.267 ton. Adapun cadangan karet China yang dimonitor Shanghai Futures Exchange meningkat ke level 405.040 ton pekan lalu, tertinggi sejak 16 November. Harga karet melemah meski pada saat yang sama kinerja mata uang yen melemah. Nilai tukar yen terpantau terdepresiasi 0,33% atau 0,36 poin ke posisi 110,81 per dolar AS pada pukul 14.02 WIB, setelah pada Selasa (16/1) berakhir menguat tipis 0,08% di posisi 110,45. Sementara itu, harga minyak WTI hari ini terpantau naik tipis 0,05% atau 0,03 poin ke US$63,76 per barel pada pukul 13.52 WIB, setelah pada perdagangan Selasa (16/1) berakhir melemah 0,89% di posisi 63,73.

Source Kekhawatiran Stok Melimpah Picu Harga Karet Makin Kendor

Leave A Reply

Your email address will not be published.