Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Mengikuti Ajang Akreditasi Kawasan Industri Tingkat Nasional

44

Jakarta, 27 November 2015

Kegiatan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Terhadap kawasan industri yang sudah ada, Kementerian Perindustrian telah menyusun Standar Kawasan Industri Indonesia, sehingga dapat meningkatkan daya saing kawasan industri nasional dalam menghadapi persaingan di regional ASEAN.

Dalam kegiatan ini Kementerian Perindustrian memberikan penghargaan kepada perusahaan kawasan industri terbaik di Indonesia dalam ajang “Kawasan Industri Award”. Kegiatan tersebut bertujuan agar dapat memotivasi dan memacu para perusahaan pengelola kawasan industri untuk terus meningkatan mutu layanan baik yang bersifat fisik maupun nonfisik.

Untuk memudahkan dalam proses penilaian, Tim Teknis dari Kementerian Perindustrian menggunakan Buku Panduan Penilaian Standar melalui Akreditasi Kawasan Industri Indonesia. Penilaian tersebut berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, sedangkan kriteria-kriteria yang terdapat dalam standar kawasan industri Indonesia. Tujuan dari penilaian adalah untuk meningkatkan daya saing kawasan industri nasional dalam menghadapi persaingan pasar bebas di tingkat regional ASEAN.

Kriteria penilaian dalam ajang Kawasan Industri Award terdiri atas beberapa aspek yang diambil dari aspek-aspek yang ada di standar kawasan industri. Dari aspek-aspek yang ada diturunkan menjadi beberapa indikator sebagaimana dijelaskan sebagai berikut :

Aspek Manajemen dan Pelayanan:

Dari aspek manajemen meliputi aspek legal yang lengkap seperti ijin prinsip, ijin lokasi, ijin usaha kawasan industri, HGB/HPL, visi, misi, strategi, rencana bisnis, inovasi dan orientasi bisnis kawasan industri. Kepatuhan terhadap rasio peruntukan lahan kawasan industri. Penetapan Sistem manajemen mutu, lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja. Peraturan Kawasan Industri, penetapan, sosialisasi, perjanjian dengan tenant. Indeks Kepuasan Pelanggan : metode pengukuran, frekuensi, upaya-upaya perbaikan. Kemudian Jasa Pelayanan kepada tenant, sistem manajemen tanggap darurat, sistem pengamanan, kesehatan, kebersihan, pelayanan jasa industri dan komunikasi yang dilakukan dengan tenant.

Aspek Infrastruktur dan Fasilitas :

Aspek Infrastruktur meliputi Jaringan jalan lingkungan di dalam kawasan industri: akses dan tingkat kemacetan jalan menuju kawasan dan kondisi jalan di dalam kawasan serta jumlah dan kualitasnya. Pengolahan limbah meliputi ketersediaan kapasitas WWTP dan laboratorium, jaringan limbah cair, serta kemampuan mengolah limbah sesuai dengan baku mutu. Penyediaan air bersih ketersediaan, jaringan, sumber air baku. Jaringan pipa gas, sistem drainage.

Aspek Kepedulian Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat :

Kepedulian sosial, merupakan upaya-upaya yang dilakukan pengelola kawasan industri sebagai bentuk charity seperti dalam bidang pendidikan , kesehatan, ekonomi, dan lingkungan hidup. Dan pemberdayaan masyarakat, merupakan upaya-upaya pengelola kawasan industri untuk meningkatkan kapasitas masyarakat (capasity building) dalam pengembangan seperti SDM dan perekonomian.

Aspek Pengelolaan Lingkungan :

Peringkat penilaian kinerja kawasan industri berdasarkan peringkat PROPER yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup : Emas, Biru , Hijau, Hitam. Ketaatan dalam pengelolaan lingkungan hidup sesuai dengan persyaratan : pelaporan RKL/RPL, pengelolaan limbah B3, pengendalian pencemaran air. Upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup seperti konservasi energi, konservasi air, kelembagaan penunjang; pengelompokan kaveling berdasarkan jenis industri serta Penataan dan pemeliharaan Ruang Terbuka Hijau, keindahan dan kerapian.

DSC_1597Dalam ajang “Kawasan Industri Award” tahun 2015 PT KIW (Persero) telah dilakukan assessment oleh Tim Assessor dari Kementerian Perindustrian. Tim yang datang ke KIW pada hari Kamis 19/11/2015 bertempat di Ruang Rapat Wijayakusuma 1 Gedung A dan diterima oleh Direktur dan Manajemen. Direksi memberikan gambaran umum tentang KIW selanjutnya waktu diserahkan ke Tim Assessor yang dipimpin oleh Prof. Dr. Drajad Irianto. Sebelum memulai assessment Prof Drajad memberikan paparan dan mengatakan, “ Kementerian Perindustrian bersama-sama dengan Pemerintah Daerah terus berupaya mendorong pengembangan kawasan industri di daerah agar dapat menarik investor swasta, domestik dan asing untuk menanamkan modalnya di kawasan industri tersebut”.

Source Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Mengikuti Ajang Akreditasi Kawasan Industri Tingkat Nasional

Leave A Reply

Your email address will not be published.