Kapal Keruk APBS Angkat Bangkai Kapal

22

19 Januari 2015

Surabaya – MV Volvox Terranova, kapal keruk milik van oord ACZ Ltd, berhasil mengangkat sejumlah bangkai badan kapal di dasar perairan Pelabuhan Tanjung Perak. Evakuasi kapal itu seiring proses pengerukan dan pendalaman alur pelayaran barat Surabaya (ABPS). “Bagian-bagian yang berhasil terangkat adalah belakang kapal (buritan), pagar kapal (bulwark) dan lambung kapal,” ungkap Kepala Humas PT. Pelindo III Cabang Tanjung Perak, Dhany R. Agustian kepada Obsessionnews.com, Sabtu (17/1).

Menurut dia, aktivitas pelayaran dikhawatirkan akan terganggu jika bangkai kapal itu tidak segera dipindahkan. Sebab, bangkai kapal yang rata-rata di bawah 4.000 gross tonnage (GT) itu kerap kali bergeser akibat derasnya gelombang air laut. “Padahal kami telah memberikan tanda sebagai titik lokasi keberadaan bangkai kapal tersebut,” jelasnya.

Dhany mengatakan, penemuan bangkai kapal itu pada saat melakukan pendalaman alur di kedalaman minus 14 meter (LWS) yang tidak jauh dari lokasi dermaga Terminal Peti Kemas Surabaya (TPS). “Lokasinya di daerah Karang Pisang sebelum masuk dermaga TPS,” ucapnya. Bangkai badan kapal yang sebagian besar sudah berkarat dan tidak diketahui namanya itu tidak semua terangkut oleh kapal keruk Volvox Terranova. Pasalnya, kapal keruk tersebut hanya memiliki kapasitas 10.90 meter.

“Tidak semua terangkut, karena kapasitas kapal keruk itu terbatas. Apalagi biaya evakuasi untuk pengangkatan bangkai kapal diperkirakan mencapai Rp4 miliar per kapal. Mahalnya untuk pengadaan material, transportasi material, biaya perizinan, tenaga kerja, akomodasi, transportasi, dan asuransi,” kata Dhany. Badan bangkai kapal tersebut untuk sementara diletakkan di dumping area Nilam Utara, sembari menunggu pemilik kapal yang merasa memiliki kapal dengan kapasitas di bawah 4.000 GT itu.

Untuk diketahui, pengerukan APBS dilakukan dalam jangka waktu sekitar setahun ini untuk melakukan pelebaran alur dari 100 meter menjadi 150 meter, dan pendalaman alur hingga minus 13 meter low water spring (mLWS). Hingga kini, proses revitalisasi yang memakan biaya sekitar USD 76 juta itu telah mencapai 90 persen. Yakni pelebaran pada posisi 150 meter dan kedalaman minus 14 mLWS.

Source Kapal Keruk APBS Angkat Bangkai Kapal

Leave A Reply

Your email address will not be published.