JR Sulteng Sosialisasikan Kenaikan Besar Santunan Korban Kecelakaan Alat Angkutan Umum dan Lalu Lintas Jalan

81

Palu, 23 Mei 2017 — PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Sulawesi Tengah mengadakan konferensi pers berkaitan dengan Kenaikan Besar Santunan Korban Kecelakaan Alat Angkutan Umum dan Lalu Lintas Jalan sebesar 100 persen terhitung per tanggal 1 Juni 2017.

Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah, Amiruddin Zein berharap dengan peningkatan nilai santunan tersebut, dapat meringankan resiko ekonomi masyarakat yang tertimpa musibah kecelakaan lalu lintas jalan. “Ini upaya kami meningkatkan pelayanan pada korban kecelakaan lalu lintas jalan,” Ujarnya.

Penyesuaian besaran santunan korban kecelakaan PT. Jasa Raharja (Pesero) sebesar 100 persen ini tertuang dalam dua Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Kedua aturan itu, yaitu dalam PMK 15/PMK.010/2017 tentang Besar Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum di Darat, Sungai/Danau, Feri/Penyeberangan, Laut, dan Udara. Kemudian dalam PMK Nomor 16/PMK.010/2017 tentang Besar Santunan dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Kedua PMK ini merupakan penyesuaian dari PMK Nomor 37 Tahun 2008 dan PMK Nomor 36 Tahun 2008. Penyesuaian santunan tersebut tidak diiringi kenaikan tarif premi yang dibayarkan masyarakat saat membeli tiket angkutan umum dan pembayaran pajak kendaraan (STNK).

Dalam konferensi Pers yang berlangsung di ruang rapat PT. Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah, di hadiri oleh radio, media cetak dan online dari RRI, Metro Sulawesi, Palu Express, Antara Biro Palu, Sulteng Raya dan Media Al-Khairaat Palu sebagai media informasi penyalur berita yang langsung ke masyarakat. Diharapkan dari hasil konferensi pers tersebut masyarakat paham tentang hak-hak yang diperoleh ketika mengalami kecelakaan lalu lintas dan besaran santunan yang diperoleh.

Source JR Sulteng Sosialisasikan Kenaikan Besar Santunan Korban Kecelakaan Alat Angkutan Umum dan Lalu Lintas Jalan

Leave A Reply

Your email address will not be published.