Jembatan Timbang Akan Diaktifkan Lagi, Pengelolanya BUMN

37

01 Maret 2017 —¬†Pemerintah akan kembali menggunakan jembatan timbang sebagai antisipasi mencegah kerusakan jalan, karena selama ini kerusakan jalan sering terjadi akibat angkutan yang memuat barang dengan beban berlebihan.

Namun, selama ini jembatan timbang kerap digunakan sebagai sarana mendapatkan pendapatan di daerah dari denda yang dikenakan akibat truk yang melebihi ketentuan tonase. Untuk menjaga kemungkinan adanya pungutan kembali, pemerintah berencana menyerahkan operasional jembatan timbang ke BUMN, Sucofindo.

“Akhirnya, karena seperti itu ditarik lah ke pusat. Tapi pusat juga ada pungli di jalan raya dan lainnya. Karena seperti itu, Kemenhub akan menyerahkan jembatan timbang ini ke Sucofindo atau Surveyor Indonesia, supaya dia profesional,” kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Arie Setiadi Moerwanto saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (28/2/2017).

Dengan operasional yang diserahkan ke Sucofindo nantinya, diharapkan operasional akan lebih tegas apabila muatan barang melebihi tonase maksimum. Dengan adanya barang yang diturunkan, maka kemungkinan juga akan dibangun gudang dekat lokasi jembatan timbang, untuk menyimpan barang yang tak bisa dibawa.

“Berarti kita harus bangun warehouse (gudang) juga buat nyimpan barangnya itu. Yang paling bagus adalah, sebelum masuk di sistem jalan kita, misalkan baru keluar dari pelabuhan, di situ langsung ditimbang. Dan saya yakin kalau kita tegas di sana, diturunkan, kan jadi takut karena dia harus sewa gudangnya juga buat barang yang enggak boleh dibawa,” ucap Arie.

Kementerian PUPR sendiri akan ikut berkontribusi dalam pengaktifan kembali jembatan timbang ini. Arie mengatakan, pihaknya akan ikut melakukan sharing operasional cost dari jembatan timbang nantinya.

“Akan lebih terkontrol sebenarnya kalau PU bisa masuk ke sana, sehingga kita bisa melihat ruas mana saja yang kita prioritaskan,” tandasnya.

Source Jembatan Timbang Akan Diaktifkan Lagi, Pengelolanya BUMN

Leave A Reply

Your email address will not be published.