Jelang Akhir Tahun, Satgas Pangan Jamin Tak Ada Penimbunan

80

15 Desember 2017

Jakarta – Menjelang Natal dan Tahun Baru harga bahan pangan di sejumlah daerah Indonesia mulai naik. Menurut Satgas pangan Polri tidak ada penimbunan bahan pangan yang menyebabkan harga naik. “Kami ingin memastikan stok bahan pangan utama aman. Kami sudah berjalan dari bulan lalu dan bulan ini kami tindak lanjuti,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Agung Setya di Gedung KKP, Bareskrim Polri, Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (15/12/2017).

Agung mengatakan juga telah melakukan pertemuan dengan sejumlah stakeholder memastikan tidak ada penimbunan sembako menjelang hari Natal dan Tahun Baru. Pertemuan juga memastikan seluruh stakeholder bersedia menjaga stabilitas harga sembako.

“Itu (terkait penimbunan) kemarin kami sudah ketemu ya, kami rapat dengan asosiasi pedagang, pasar, petani dan peternak, Kementerian Perdagangan, Bulog sudah dikumpulkan, sepakat mereka akan menjaga stabilitas harga, dan menjaga tidak terjadi penimbunan. Atau (tidak ada) spekulan-spekulan atau pemburu rente mencari keuntungan di waktu seperti ini,” jelas Agung. Agung mengatakan pertemuan antar stakeholder itu berfokus pada pedagang. Hal ini agar para pedagang tidak semena-semena menimbun atau menentukan harga pangan.

“Sasarannya pada pedagang, pedagang sudah tahu itu (Fokus satgas pangan). Harus didiskusikan, juga harus dijaga harganya, itu suatu kondisi yang kita apresiasi,” imbuh Agung.

Agung menegaskan bagi pedagang atau oknum nakal yang tertangkap menimbun pangan akan menindak tegas. Penegakan hukum akan dimaksimalkan hingga masuk ke tahap pengadilan. “Kami akan lakukan penegakan hukum tetap melalui suatu proses penyelidikan, kami ingin memastikan semua proses hukum itu didasarkan pada fakta hukum yang kuat dengan bukti-bukti sehingga proses penetapan nanti jadi lebih lancar dan kami bisa bawa ke pengadilan,” tandas Agung.

Agung mengatakan sejak November lalu telah melakukan operasi dan pengawasan di 198 pasar dan 82 kabupaten dan 11 provinsi di Indonesia memastikan stok pangan aman. Agung juga menyatakan telah mengimbau para pedagang,petugas gudang dan Bulog memastikan stok pangan aman hingga akhir liburan tahun baru usai. “Maka petugas-petugas gudang saya mengimbau dan saya meminta kepada Bulog untuk tetap stand by pada distribusi yang ada digudang Bulog didistribusikan,” kata Agung.

Source Menjelang Natal dan Tahun Baru harga bahan pangan di sejumlah daerah Indonesia mulai naik. Menurut Satgas pangan Polri tidak ada penimbunan bahan pangan yang menyebabkan harga naik. "Kami ingin memastikan stok bahan pangan utama aman.

Leave A Reply

Your email address will not be published.