Jawa Barat Perkuat Agroindustri

30

 07 Juli 2017 — Koran Bisnis Indonesia – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyiapkan strategi penajaman komoditas perkebunan yang bisa membuka lapangan kerja dan berorientasi industri. Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan pihaknya sudah meminta agar Dinas Perkebunan lebih memfokuskan pada pengembangan empat komoditas yakni kelapa, teh, kopi dan karet yang selama ini produksinya cukup tinggi di Jabar.

Sehingga pendekatannya tidak lagi one village one product, tapi pendekatannya sudah zona, “Katanya di Bandung, kamis (6/.7). Karena itu secara kelembagaan, sarana prasarana, dan infrastruktur perkebunan dengan pendekatan ini bisa makin optimal mulai dari hulu sampai hilir. Karena dari mulai pembenihan sampai panen, dikelola dengan mekanisme yang baik.

Di hilirnya, itu sampai proses manufacturing sampai paling tidak terjadi produksi setengah jadi yang bisa diekspor dan memiliki nilai tambah tinggi. Syukur-syukur bisa sampai jadi,” paparnya.  Kedua, dia meminta Dinas Perkebunan membangun sinergitas dengan mengedepankan pola inti plasma. Dengan pola ini, maka investor bisa mendorong masyarakat untuk berkontribusi di bidang perkebunan.

Investor menanamkan modal di perkebunan kopi masyarakat yang luas, ada perjanjian, pola tanaman disesuaikan hingga produktivitasnya baik. Sekaligus proses manufacturing,” tuturnya. Selain itu investor juga turut menyiapkan pasar agar pola kerjasama yang melibatkan masyarakat perkebunan ini bisa berlangsung panjang.

Pola pengembangan sekarang belom skala industry, ini akan dikembangkan ke depan dengang penajaman strategi komoditas,” ujarnya. Menurutnya, peluang sektor perkebunan membuka banyak lapangan kerja sangat signifikan. Dia mencotohkan karet rakyat yang sudah bisa memperkerjakan tenaga kerja hingga 120.000 orang. “itu belum yang skalanya perkebunan, belum lagi di perkebunan kopi dan the, juga kelapa di Pangandaran,” jelasnya Hortikultura.

Sektor perkebunan juga bisa turut diselingi oleh pengembangan hortikultura yang memungkinkan masyarakat mendapatkan hasil tambahan. Iwa menunjuk saat ini ada perkebunan yang juga mengembangkan cabai merah keriting. Ini belum mengarah ke skala industri, sehingga ke depan ada kapitalisasi ekonomi dan penyerapa tenaga kerja cukup banyak,” paparnya.

Sektor perkebunan di Povinsi Jawa Barat kini masih menjadi kontributor utama perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Menurut data tahun 2015, Jabar memiliki perkebunan seluas 488.168 hektare, perkebunan besar swasta 68.850 hektare dan perkebunan rakyat seluas 364.685 hektare. Sumber daya manusia petani yang terlibat dalam pembangunan perkebunan di Jabar sebanyak 1.381.775 kepala keluarga, 5.543 kelompok tani dan 10 asosiasi komoditas perkebunan, “tuturnya.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat Arif Santosa mengatakan pihaknya saat ini tengah menggenjotpembagian komoditas tersertifikasi terutama kopi.

Source Jawa Barat Perkuat Agroindustri

Leave A Reply

Your email address will not be published.