Jasa Raharja Sosialisasi di Denpom IV/2 Diponegoro Yogyakarta

35

21 Maret 2018, Humas DIY — PT Jasa Raharja (Persero) semakin intensif melakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Tak hanya pelajar dan warga sipil, anggota TNI pun mendapat penjelasan tentang tata cara pengurusan santunan kecelakaan lalu lintas dan siapa saja yang berhak mendapatkan santunan dari Jasa Raharja.

Rabu (21/3/2018) PT Jasa Raharja bersama Direktorat Lalu Lintas Polda DIY memberikan sosialisasi kepada 60 anggota Denpom IV yang bermarkas di Jalan Magelang. Dalam kesempatan itu, penanggung jawab Humas Jasa Raharja DIY Aryo W. Kusuma menerangkan, setiap korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan umum berhak mendapatkan santunan kecelakaan. “Termasuk bila kendaraan dinas TNI mengalami kecelakaan maka berhak mendapatkan santunan dari Jasa Raharja,” kata Aryo kepada para perajurit TNI dan anggota Persit yang mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut.

Aryo menambahkan, pengurusan santunan Jasa Raharja sekarang lebih mudah dan cepat. Nah, untuk memudahkan sekaligus memberikan pelayanan yang terbaik kepada korban kecelakaan. Jasa Raharja pun telah bekerjasama dengan rumah sakit daerah dan swasta di wilayah DIY.

“Sehingga, bila ada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan kemudian dilarikan ke rumah sakit. Maka  korban dan keluarga tidak perlu khawatir memikirkan biaya perawatan. Sebab, nanti biaya perawatan akan dijamin langsung oleh Jasa Raharja sampai batas maksimal Rp 20 juta. Jasa Raharja akan memberikan surat jaminan bahwa korban dijamin oleh Jasa Raharja,” terang Aryo.

Hanya, jaminan biaya perawatan rumah sakit tersebut tidak berlaku bagi korban kecelakaan tunggal. Jika korban mengalami kecelakaan tunggal maka Jasa Raharja akan mengeluarkan surat yang menyatakan bahwa korban tidak ditanggung. Selanjutnya, korban akan dijamin oleh BPJS Kesehatan/asuransi kesehatan lainnya bila korban ikut BPJS/asuransi lainnya. “Korban kecelakaan yang dirawat di rumah sakit namun beberapa hari kemudian meninggal dunia. Maka, korban akan mendapatkan santunan kematian sebesar Rp 50 juta,” jelas Aryo.

Sementara itu, Kasi Dikmas Subdit Dikyasa Ditlantas Polda DIY Kompol Umi Haryanti S.Sos mengibau kepada masyarakat termasuk anggota TNI untuk tertib berlalu lintas. Ia pun menginformasikan bahwa saat ini Polda DIY sedang melakukan operasi. Sasarannya adalah pengendara kendaraan yang menggunakan handphone dan merokok saat berkendara, pengemudi yang melawan arus, melanggar rambu lalu lintas, mendengarkan musik, dan kelengkapan surat kendaraaan yaitu STNK.

“Kami menginformasikan bahwa sekarang ada Samsat Desa yang tersebar di sejumlah desa di wilayah DIY. Jadi, membayar pajak kendaraan tahunan tidak perlu datang ke Samsat induk, cukup ke samsat desa atau Bank BPD DIY,” kata Umi didampingi Kanit 2 Subdit Dikyasa Dit Lantas Polda DIY AKP Slamet Subiyantoro.

Source Jasa Raharja Sosialisasi di Denpom IV/2 Diponegoro Yogyakarta

Leave A Reply

Your email address will not be published.