Jasa Pandu Kapal Pelindo III Dipuji Marinir Amerika Serikat

15

02 Agustus 2016

Surabaya – Dua kapal perang dari negara Amerika Serikat, USNS Milinocket dan USNS Salvor, tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Selasa (2/8). USNS Millinocket tiba terlebih dahulu pada Senin (1/8) dan merapat pukul 09.34 WIB di Dermaga Jamrud Utara kade meter 939-1042. USNS Salvor menyusul merapat di keesokan harinya di Dermaga Jamrud Utara kade meter 1092-1165 pada hari Selasa (2/8) pukul 10.10 WIB.

Tibanya kedua kapal tersebut merupakan wujud turut andilnya Pelindo III dalam kerjasama keamanan maritim atau dalam rangka latihan bersama antara US Navy dengan TNI Angkatan Laut, melalui Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) 2016 yang secara rutin diadakan setiap tahun oleh US Navy.

Selain Indonesia, beberapa negara ASEAN lain seperti Brunei, Kamboja, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand, turut berpartisipasi pula dalam CARAT. Pelaksanaan CARAT melibatkan sejumlah kapal militer AS yang beroperasi di perairan Pasifik. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kerjasama regional, menjalin persahabatan, dan memperkuat kemampuan professional kemiliteran antara tentara AS dan tentara Negara peserta CARAT.

USNS Millinocket bertipe Expenditionary Fast Transport memiliki panjang 103 meter, lebar 28,5 meter, draft 4 meter, dan berat kapal 2.400 ton. Sedangkan, kapal USNS SALVOR T-ARS-52 bertipe Safeguard Class, memiliki panjang 78 meter, lebar 19 meter, draft 4,9 meter, dan berat kapal 3.282 ton.

Barikade pengamanan dari pasukan TNI AL dan Satuan Pengamanan Pelabuhan (Port Security) Pelindo III bersiaga dan berpatroli di sepanjang Tterminal Jamrud, guna menjamin kelancaran operasi bongkar muat. Pelindo III juga memastikan ruang terbatas (restricted area) di sekitar kapal perang AS bebas dari pihak-pihak yang tidak teridentifikasi identitasnya.

Dari sisi teknis, TNI AL menambahkan enam unit fender apung (pneumatic fender) dengan alokasi empat unit untuk USNS Millinocket dan dua unit untuk USNS Salvor. Penggunaan fender ini bertujuan untuk melindungi permukaan kapal dan dermaga dari benturan dan pasang surut air laut.

“Upaya pengamanan ini merupakan standar penanganan terhadap tamu negara, yang sebelumnya telah dikoordinasikan antara pihak US Navy dan TNI AL,” papar Oscar Yogi, Kahumas Pelindo III Tanjung Perak.

Tenaga pandu kapal dari Pelindo III di Pelabuhan Tanjung Perak menerima apresiasi dari awak kapal terkait layanan pemanduan yang diberikan.

“(Petugas) Pandu Anda memiliki pengenalan yang sangat baik terhadap alur pelayaran di pelabuhan ini,” puji Chris,

salah satu awak kapal ketika ditemui dalam sesi tur singkat di atas kapal USNS Salvor. Pernyataan serupa mengenai lancarnya proses pemanduan kapal juga diujarkan oleh Faissal Risza, pandu yang bertugas melayani USNS Millinocket.

“Tidak ada kendala sama sekali. Awak kapal sangat kooperatif” ujarnya.

Operasional Bongkar Muat Tidak Terganggu Dihubungi secara terpisah, Dhany Agustian, Asisten Manager Penjualan dan Bina Pelanggan Pelindo III Tanjung Perak memastikan bahwa kegiatan operasional bongkar muat general cargo maupun curah kering tetap berjalan lancar di Dermaga Jamrud Utara.

“Kami telah mensosialisasikan kondisi ini kepada para pengguna jasa dan dapat dipahami dengan sangat baik,” jelas Dhany Agustian.

Ia melanjutkan, kapal berukuran Panamax, yaitu MV Fortune Clover dengan muatan gandum dan MV Spring Progress yang bermuatan Soya Bean Meal, serta kapal berukuran Handymax yaitu KM Putri Kirana bermuatan pupuk, sementara diposisikan di area labuh (rede).

Source Jasa Pandu Kapal Pelindo III Dipuji Marinir Amerika Serikat

Leave A Reply

Your email address will not be published.