Jasa Marga Lakukan Penertiban Kendaraan Kelebihan Muatan

31

PRESS RELEASE

PT JASA MARGA (Persero) Tbk.

Nomor: 06/2017 Tanggal 6 Februari 2017

Jasa Marga Lakukan Penertiban Kendaraan Kelebihan Muatan

JAKARTA (06/02), PT Jasa Marga (Persero) Tbk bekerja kembali menggelar operasi penertiban kendaraan bermuatan lebih (overload) di ruas jalan tol. Penertiban ini lakukan sebagai salah satu upaya Jasa Marga untuk menjaga keamanan dan kenyaman pengguna jalan dalam berkendara di jalan tol.

AVP Corporate Communication Jasa Marga, Dwimawan Heru menjelaskan, operasi penertiban ini rutin dilakukan 3 bulan sekali di sejumlah ruas tol Jasa Marga dalam rangka menegakkan Peraturan Pemerintah No 15 tahun 2005 tentang Jalan Tol, khususnya mengenai Pasal 5 yang mengatur tentang kendaraan dengan MST (Muatan Sumbu Terendah) yang boleh melewati jalan tol.

Dalam Peraturan Pemerintah No 15 tahun 2005, Pasal 5 menyebutkan

Jalan tol mempunyai tingkat pelayanan keamanan dan kenyamanan yang lebih tinggi dari jalan umum yang ada dan dapat melayani arus lalu lintas jarak jauh dengan mobilitas tinggi. Jalan tol yang digunakan untuk lalu lintas antarkota didesain berdasarkan kecepatan rencana paling rendah 80 km/ jam, dan untuk jalan tol di wilayah perkotaan didesain dengan kecepatan rencana paling rendah 60 km/jam. Jalan tol didesain untuk mampu menahan muatan sumbu terberat (MST) paling rendah 8 ton.

Untuk kali ini Jasa Marga tengah melakukan penertiban terhadap kendaraan truk overload yang dilakukan di cabang tol Jakarta-Cikampek Km 41 berlangsung mulai tanggal 31 Januari – 6 Februari 2017.

“Operasi penertiban ini menyasar kendaraan bermuatan lebih yang kecepatannya dibawah minimum 60 km/jam dan untuk mengurangi hambatan di jalur akibat kerusakan patah baud roda dan patah As yg berpotensi mengganggu lajur jalan,” jelasnya.

Heru menambahkan, penertiban ini diharapkan dapat mengurangi kerusakan jalan akibat kendaraan yang overload serta dapat mengurangi potensi kecelakaan akibat tabrak belakang yang salah satu penyebabnya adalah kecepatan di bawah minimum.

Deputy GM Traffic Management Jasa Marga Cabang Jakarta Cikampek, Cece Kosasih, menjelaskan operasi ini konsisten dilakukan secara rutin dan terus dilakukan evaluasi. Ia menjelaskan pihaknya menggelar operasi di tol Jakarta-Cikampek Km 41 tersebut dengan cara melakukan pemeriksaan kendaraan yang membawa beban overload dan berjalan lambat. Kemudian dilakukan pengukuran beban tonase kendaraan menggunakan timbangan portable.

“Sanksi yang akan diberikan adalah penilangan terhadap pelanggar, termasuk penempelan STIKER BUKTI PELANGGARAN, kemudian penempelan stiker himbauan dan sosialisasi, sampai dengan mengeluarkan kendaraan yang overload dari jalan tol”, jelasnya.

Penertiban ini sekaligus untuk mencegah kendaraan truk atau sejenisnya untuk tidak melewati Jembatan Cisomang di ruas tol Perbaleunyi Km 100+700 yang masih dalam masa perbaikan.

Menurut Cece, dari hasil operasi yang dilakukan di ruas tol Jakarta – Cikampek dari Selasa (31/1) sampai dengan Jumat (3/2) lalu telah menjaring sedikitnya 319 kendaraan dan telah dilakukan pemeriksaan di lapangan. Dari jumlah tersebut, kendaraan terbukti bermuatan overload mencapai 220 sehingga dilakukan tindakan berupa tilang.

Jasa Marga menghimbau kepada pengguna jalan agar berhati-hati memperhatikan rambu/petunjuk yang ada serta mengantisipasi perjalanan melalui informasi kondisi lalu lintas terkini di ruas jalan tol Jasa Marga yang bisa didapatkan melalui:

– Jasa Marga Traffic Information Center (14080)

– Twitter @PTJASAMARGA

– Live streaming www.jasamargalive.com

– Mobile Apps JMCARe.

Untuk keterangan lebih lanjut hubungi:

Dwimawan Heru

AVP Corporate Communication

PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Plaza Tol Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta 13550
Telp. 021 8413526 – 8413630

Fax. 021 87793976
Email [email protected]

Source Jasa Marga Lakukan Penertiban Kendaraan Kelebihan Muatan

Leave A Reply

Your email address will not be published.