Jamkrindo Hadiri Sosialisasi AITIS ke 12 yang Digelar APKASI

6

Jumat, 12 Februari 2016 | 14:35

Jakarta | Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) bersinergi mengembangkan promosi bisnis dan investasi di tanah air. Kegiatan ini diwujudkan dengan akan digelarnya Apkasi International Trade and Investment Summit (AITIS) ke 12, pada 27-29 April 2016 mendatang.

Dalam keterangan resminya, Jamkrindo dan APKASI sepakat bahwa gelaran ini bertujuan untuk menggaungkan ke dunia internasional bahwa Indonesia merupakan ladang investasi dan bisnis yang menjanjikan. Dalam acara sosialiasi dan persiapan AITIS ke 12 Kamis (11/02/2016) yang bertempat di Sahid Sudirman tersebut hadir beberapa para kepala daerah dari seluruh Indonesia sebagai anggota APKASI.

Rencanya AITIS ke 12 akan digelar di JIEXPO Kemayoran dan akan diikuti oleh seluruh pemerintah kabupaten, pemkot, pemda, pemeirntah pusat, BUMN, BUMD, kedutaan besar negara sahabat, perusahaan multinasional, serta perusahaan swasta dalam dan luar negeri.

Staf Bidang Pengembangan Kerjasama dan Promosi Potensi Daerah, Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia(APKASI) Zaidin A Zaiti menuturkan, upaya AITIS tersebut merupakan bentuk usaha untuk mengembangkan bisnis investasi dan pengelolaan sumber daya alam(SDA). AITIS menyelenggarakan kegiatan promosi kepada pemerintah melalui 12th Apkasi International Trade and Invesment Summit: Indonesia Investment Week 2016, pada tangal 5-7 Mei 2016 di Jakarta Internasional Expo-Kemayoran, Jakarta.

“ Ini merupakan bentuk usaha merealisasikan program rencana pembangunan jangka menengah nasional 2015-2019,” ujar Zaidin.

Rencananya, menurutnya acara Indonesia internasional investment partnership forum and exhibition ini akan diikuti pemerintah kabupaten, kota dan provinsi, serta institusi kementerian, pelaku usaha nasional dan mitra usaha negara-negara sahabat seperti Asia, Asean, Eropa, Amerika dan Timur Tengah dan investasi sektoral.

‎” Momentum ini bisa dijadikan wadah yang strategis untuk menjaring kemitraan ekonomi pengelolaan SDA dan kegiatan investasi pembangunan pemerintah,” katanya.

Ia menyebutkan, peserta tidak dikenakan biaya. Khususnya, menurut Zaidin untuk para peserta exhibitors atau pameran dapat mengirimkan utusan untuk mengikuti diskusi secara paralel. Jumlah utusan setiap room, dibatasi maksimal dua personal.

“Bagi peserta umum atau yang bukan utusan peserta exhibition atau pameran, dikenakan biaya kepesertaan sebesar Rp.500 juta untuk dua orang peserta,” ungkapnya.

Sementara, lanjut Zaidin bagi peserta umum non-exhibitor yang ingin melakukan prestansi potensi bisnis diberikan waktu satu jam. Sementara, menurutnya untuk diskusi intensif kepada para calon mitra kerjasama dikenakan biaya kepesertaan sebesar Rp.30 juta.

Dikatakan ajang ini juga sebagai momentum peluang strategis penjajakan kerja sama bisnis dan investasi. Kegiatan AITIS ini juga memfasilitasi berbagai kegiatan pameran prospek bisnis dan ionvestasi di seluruh Indonesia dan juga menjadi forum bisnis nasional dan internasional sebagai upaya turut merealisasikan RPJM Nasional 2015-2019.

Hal lain yang akan mengemuka dalam pameran AITIS kali ini adalah memberdayakan dan mengangkat potensi sektoral. Di antaranya di sektor pertambangan dan energi, pariwisata, ekonomi kreatif, kelautan dan perikanan, pertanian dan perkebunan, serta infrastruktur.

Perum Jamkrindo sendiri merupakan BUMN di bidang penjaminan kredit yang bisnis utamanya menjamin kredit di sektor UMKM dan koperasi. Seperti diketahuisebanyak hampir 60 juta unit usaha di UMKM di tanah air meliputi bidang-bidang sektor yang telah disebutkan di atas.

Sebagai gambaran umum, Kinerja Perum Jamkrindo per akhir Des 2015 lalu Perum Jamkrindo berada pada posisi strategis yang bertumbuh seiring dengan pertumbuhan ekuitas dan aset perusahaan. Perum Jamkrindo mencatatkan laba (sebelum pajak) hingga akhir Desember 2015 sebesar Rp780,179 miliar.

Total aset perusahaan per 31 Desember 2015 adalah sebesar Rp11,388 triliun. Nilai ini meningkat dibandingkan aset yang tercatat hingga akhir tahun 2014 yang tercatat 10,02 triliun (yoy). Sedangkan nilai ekuitas tercatat Rp9,267 triliun atau naik dari posisi ekuitas per 31 Desember 2014 sebesar Rp8,417 triliun.

Guna meningkatkan pelayanan kepada mitra kerja, Perum Jamkrindo telah memiliki jaringan pelayanan di seluruh Indonesia. Hingga saat ini Jamkrindo total memiliki 56 kantor cabang dan 10 kantor pelayanan unit.

Source Jamkrindo Hadiri Sosialisasi AITIS ke 12 yang Digelar APKASI

Leave A Reply

Your email address will not be published.