Itdc Tingkatkan Keterampilan Pedagang Asongan Di Mandalika

31

28 November 2017

Dalam rangka mendukung usaha penataan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola KEK Pariwisata Mandalika, menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Sadar Wisata Bagi Pedagang Asongan pada 27-28 November 2017, bertempat di Praya Lombok. Peserta yang mengikuti pelatihan adalah pedagang asongan yang sehari-harinya berjualan di sekitar Bukit Benjon dan Bukit Senek, Pantai Kuta Mandalika, KEK Pariwisata Mandalika, sebanyak 39 orang.

Direktur Strategi Korporasi dan Keuangan ITDC, yang merupakan Pembina Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) ITDC Jatmiko K. Santosa mengatakan, “Dalam mengembangkan dan mengelola KEK Pariwisata Mandalika, ITDC tidak hanya fokus kepada pembangunan dan penataan fisik, tetapi juga pembangunan kualitas masyarakat di dalam kawasan sebagai pelaku wisata.  Selain telah menjadi komitmen kami, hal ini juga sesuai dengan pesan Presiden Joko Widodo saat peresmian beroperasinya KEK 20 Oktober lalu, yaitu untuk selalu melibatkan masyarakat dalam pembangunan industri pariwisata di tempat ini.”

Salah satu unsur masyarakat pelaku wisata yang memiliki peran yang cukup signifikan di dalam kawasan pariwisata adalah pedagang asongan, yang umumnya beroperasi atau berjualan di spot-spot wisata dan langsung berhubungan dengan wisatawan saat menjajakan barang jualannya.  “Pedagang asongan memiliki kesempatan besar untuk berinteraksi langsung dengan wisatawan, baik wisatawan domestik/nusantara maupun wisatawan mancanegara, di dalam sebuah kawasan pariwisata.  Bagaimana mereka memperlakukan wisatawan sebagai calon pembeli akan membentuk stigma wisatawan terhadap kawasan atau spot wisata tersebut.   Untuk itu para pedagang asongan harus dibekali etika dan keterampilan mendekati calon pembeli dan berjualan yang baik, yang tidak terkesan agresif dan memaksa, sehingga dapat membangun citra positif dari kawasan dan spot pariwisata dimana mereka berjualan, serta memberikan pengalaman wisata yang menyenangkan bagi para wisatawan,” papar Jatmiko.

Pelatihan bagi Pedagang Asongan di KEK Pariwisata Mandalika ini menghadirkan fasilitator yang berasal dari Politeknik Pariwisata Lombok, yang antara lain menyampaikan materi mengenai Sapta Pesona, Personal Grooming & Hygiene, Bekerjasama dengan Kolega & Pelanggan, Etika Profesi Pedagang, Kewiraniagaan/Salesmanship, dan Pengelolaan UMKM di KEK Pariwisata Mandalika.

Selain untuk meningkatkan etika dan keterampilan dalam berjualan, Pelatihan ini juga diselenggarakan untuk menumbuhkan kesadaran para peserta untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan KEK Pariwisata Mandalika ke depannya.  Dukungan dan kontribusi para pedagang dalam penataan kawasan, khususnya lingkungan UMKM, diharapkan mampu menjadikan kawasan ini menjadi kawasan yang tertib dan rapi dalam hal penataan UMKM.

Kegiatan Pelatihan Sadar Wisata Bagi Pedagang Asongan di KEK Pariwisata Mandalika ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan CSR Weeks yang dilaksanakan ITDC dalam merayakan HUT Perseroan ke-44. Kegiatan lain yang menjadi bagian dari CSR Weeks HUT 44 ITDC di antaranya adalah Workshop Wawasan Industri Pariwisata Bagi Guru dan Pemuda di KEK Pariwisata Mandalika ke the Nusa Dua, Pelatihan Sadar Wisata Bagi Pedagang Asongan di KEK Pariwisata Mandalika, dan Sertifikasi Tukang Konstruksi di KEK Pariwisata Mandalika.

Source Itdc Tingkatkan Keterampilan Pedagang Asongan Di Mandalika

Leave A Reply

Your email address will not be published.