Istri Pegawai Pelindo III Santuni Pondok Sosial Keputih

24

17 Juni 2016

Surabaya – Bulan Ramadhan memiliki keistimewaan tersendiri dibanding bulan-bulan lain. Bulan Ramadhan merupakan kesempatan besar dan sekaligus menjadi acuan untuk kembali meningkatkan kuantitas dan kualitas dalam beribadah. Dalam sebuah hadits dikatakan,

“…Barang siapa yang melakukan kebaikan (ibadah sunah) di bulan itu, pahalanya seperti melakukan ibadah wajib dibanding bulan yang lainnya. Dan barang siapa melakukan kewajiban di dalamnya, maka pahalanya seperti melakukan 70 kewajiban dibanding bulan lainnya…” (HR. Ibnu Huzaimah)

Hal itu memotivasi seseorang untuk berlomba-lomba dalam kebaikan mulai dari awal hingga akhir Ramadhan baik berupa ibadah-ibadah yang sifatnya mahdlah (hablum minallah) ataupun mualamalah (hablum minannas). Pada bulan Ramadhan, seluruh umat muslim belajar ikut merasakan penderitaan orang-orang yang kurang beruntung dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dengan menahan lapar dan dahaga selama 30 hari penuh. Hal ini yang melatar belakangi Persatuan Istri Pegawai Pelindo III (Perispindo III) Unit Pelindo Daya Sejahtera (PDS) memberikan bantuan kepada penghuni Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih, Surabaya. Tujuannya, membantu para penghuni Liponsos yang umumnya ditelantarkan oleh keluarganya.

“Kami ingin membuat mereka tersebut, dengan sedikit memberikan perhatian berupa pemberian bantuan. Nilainya memang tidak seberapa dibanding jumlah penghuni Liponsos, tetapi semua yang sedikit ini bermanfaat bagi mereka,” tutur Ketua Perispindo III Unit Kerja PDSSofie Gugus Wijonarko, ketika menyerahkan bantuan kepada penghuni Liponsos Keputih.

Bantuan barupa beras, mi instan, minyak goreng, minuman dan sebagainya tersebut diserahkan secara simbolis kepada Kepala UPTD Liponsos Keputih, Erni Lutfia, di halaman gedung perkantoran Liponsos, disaksikan pengurus Perispindo III. Kepala UPTD Liponsos Keputih berjanji akan memanfaatkan bantuan tersebut untuk dipergunakan bagi kebutuuhan penghunni Liponsos.

“Terima kasih kepada ibu-ibu dari Perispindo III PT PDS yang telah memberikan perhatian kepada penghuni Liponsos Keputih,” tutur Erni Lutfia.

Dalam kesempatan itu Erni menceritakan bahwa jumlah penghuni Liponsos Keputih mencapai lebih dari 1.500 orang. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah bertambah lagi karena Satpol PP Surabaya gencar melakukan razia terhadap gepeng (gelandangan dan pengemis), orang gila atau psikotik, anak jalanan, dan sebagainya. Padahal kapasitas Lipinsos hanya sekitar 700 orang. Pemkot Surabaya tidak bisa langsung memulangkan para gepeng ke kampung halaman ketika terkena razia, karena beberapa daerah rata-rata tidak memiliki Liponsos untuk menampung mereka. Sementara Liponsos Keputih tidak boleh menolak klien ketika mereka memang betul-betul terlantar. Di sisi lain, jumlah karyawan yang menangai Liponsos Keputih sangat-sangat terbatas, hanya 55  orang yang  terdiri dari 3 orang PNS dan 52 orang tenaga honorer. Tenaga honorer digaji sesuai dengan UMR, padahal tugas dan tanggung jawabnya sungguh luar biasa. Setiap satu orang merawat minimal 100 penghuni.

“Kalau penghuninya normal tidak apa-apa, lha ini yang dirawat orang tidak normal. Merka buang kotoran seenaknya, tidak mau di WC yang disediakan. Jadi setiap hari para perugas harus membersihkan kotoran mereka, memandikan mereka, merawat luka yang ada pada tubuh mereka, dan sebagainya,” tutur Erni Lutfia.

Secara panjang lebar Erni Lutfia menceritakan bagaimana keseharian penghuni Liponsos, suka duka karyawan dan sebagainya, yang kesemuanya membuat Ibu-ibu Perispindo III PT PDS terenyuh hingga tanpa sadar mata mereka berkaca-kaca. Apalagi mendengar cerita bahwa di antara mereka yang sudah sembuh dan pulang ke keluarganya, ternyata kembali lagi dan ingin menetap di Liponsos. Sebab keluarganya tidak mau menerimanya. Sementara bagi mereka yang sudah sembuh, diberikan kesempatan untuk mengikuti pendidikan dan latihan keterampilan. Salah satu keterampilan yang diajarkan adalah keterampilan membuat keset. Para anggota Perispindo III yang hadir sempat menyaksikan mereka berkarya, bahkan sempat memborong hasil kerajinan penghuni Liponsos tersebut. Direktur SDM PDS, M. Kusnul Jakin memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kepedulian Perispindo III PT PDS terhadap sesama.

“Ini merupakan perbuatan yang sangat mulia, dan kami dari manajemen PDS akan selalu mendukung kegiatan semacam ini,” tutur Khusnul Jakin ketika melepas keberangkatan rombongan Perispindo III PT PDS menuju Liponsos Keputih.

Secara simbolis Khusnul Jakin menyerahkan  bantuan dari PDS untuk diserahkan ke penghuni Liponsos.

Source Istri Pegawai Pelindo III Santuni Pondok Sosial Keputih

Leave A Reply

Your email address will not be published.