Ir. Teddy Tarunajaya Berhasil Nihilkan Kecelakaan Kerja di Kebun Kertajaya

30

29 Mei 2015  — Selama 2,5 tahun memimpin PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII, kebun Kertajaya, Kabupaten Lebak,Banten, Ir. Teddy Tarunajaya berhasil melakukan berbagai gebrakan dan kebijakan yang menguntungkan perusahaan plat merah tersebut,termasuk masyarakat yang bebrada disekitaran kebun sawit milik BUMN itu.

Salah satu kebijakan dan gebrakan Teddy adalah, membangun pabrik composting, dalam upaya efesiensi dan pemanfaatan limbah TBS, dengan membangun sarana pengolahan limbah berkonsep zero waste yakni composting di kawasan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang terletak di desa Kertajaya Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak.

Selain itu, selama dipimpin oleh Teddy,pabrik pengolahan CPO (Crude Palm Oil) itu berhasil nihil kecelakaan kerja,meski resiko kecelakaan kerja dalam pabrik pengolahan minyak sawit itu sangat tinggi. Selama dipimpin oleh Teddy, masyarakat yang ada disekitar kebun Kertajaya juga merasakan kehadiran kebun dan pabrik kelapa sawit pertama di Jawa Barat dan Banten itu, karena Teddy terus mengusulkan kepada direksi untuk menambah alokasi dana CSR kepada lingkungan sekitar kebun.

“Saya mohon pamit kang, Insya Allah mulai Sabtu (30/5), saya sudah memasuki masa pensiun,” ujarnya melalui sambungan telepon,Rabu (27/5). Sebagaimana diketahui, PTPN VIII (Persero) adalah salah satu BUMN yang bergerak di bidang agribisnis perkebunan. Keberadaan perkebunan milik PTPN VIII di Provinsi Banten adalah untuk ambil bagian dalam melaksanakan dan menunjang kebijaksanaan dan program pemerintah pusat dan daerah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional serta sub-sektor perkebunan.

Semangat perubahan terus ditekankan oleh adminstratur kebun kertajaya dan Sanghiyangdamarini, untuk mewujudkan Visi dan Misi Perseroan untuk mencapai tujuan perusahaan dengan hasil luar biasa, dituntut semangat kerja yang tidak sekadar biasa-biasa saja. Bidang Usaha Yang Digeluti

PTPN VIII kebun Kertajaya dan Sanghiyangdamar bergerak di bidang usaha agribisnis perkebunan sawit dan pengolahan CPO (crude palm oil). Usaha ditumbuhkan dengan jalan mengembangkan operasi berbasis bisnis inti yang mengarah ke integrasi vertical. Kebun yang dikelola oleh Perseroan ini meliputi kebun kelapa sawit dan pengolahan TBS (tandan buah segar) menjadi CPO.

Ir H Taddy Tarunajaya, admnistratur kebun Kertajaya dan Sanghiyangdamar mengatakan, PTPN VIII sesuai dengan komitmen direksi, saat ini sedang membangun landasan manajemen yang kuat untuk mencapai visi dan misi perseroan yang difokuskan kepada penggalian potensi internal secara optimal dan memanfaatkan peluang-peluang eksternal yang ada.

Salah satu upaya PTPN VIII Kertajaya dalam efesiensi dan pemanfaatan limbah TBS adalah dengan membangun sarana pengolahan limbah berkonsep zero waste yakni composting di kawasan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang terletak di desa Kertajaya Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak.

Sarana yang dibangun tahun lalu ini berdiri di atas lahan 1 hektar itu merupakan bukti komitmen PTPN VIII dalam pengelolaan perusahaan yang ber standar Roundtable On Sustainable Palm Oil (RSPO). Menurut Teddy,dibangunnya sarana pengolahan limbah adlah sebagai bentuk menghargai lingkungan dan aspek sosial yang sustainable juga sebagai upaya untuk mengejar sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).

Teddy mengatakan, , pembangunan pabrik composting ini bertujuan untuk mengurangi volume limbah Tandan Buah Segar (TBS) yang dihasilan dari pabrik Crude Palm Oil (CPO). Pembangunan sarana ini sebagai bentuk komitmen PTPN VIII yang selalu berupaya menghargai lingkungan dengan pengelolaan perusahaan yang ramah lingkungan dan bahkan menguntungkan masyarakat.

“Dengan adanya composting ini, penguraian dan pelapukan limbah akan lebih cepat dilakukan jika dibandingkan dengan Ipal (instalasi pembuangan limbah) yang saat ini kita miliki,” ujar Teddy yang beberapa hari kedepan memasuki masa pensiun ini.Lebih jauh Teddy yang sudah 2,5 tahun memimpin kebun Kertajaya ini menuturkan, saat ini PKS Kertajaya rata­ rata mengolah TBS menjadi CPO sebanyak 800 ton per hari, dan 20  persen dari TBS yang diproduksi itu menjadi limbah.

Selain membangun pabrik composting, PTPN VIII Kertajaya juga giat melakukan berbagai kegiatan sosial dan melakukan program Bina Lingkungan (BL) melalui dana CSR (Corporate Social Responsibility ) dan tanggap darurat. kebun Kertajaya beberapa tahun lalu pernah mendapat penghargaan dari Kementerian Tenaga Kerja, karena berhasil sebagai perusahaan yang memiliki angka nihil kecelakaan kerja.

kebun Kertajaya yang memiliki jumlah karyawan tetap sebanyak 600 orang dan karyawan lepas 1.200 orang itu, juga giat melakukan berbagai pelatihan dan sosialisasi keselamatan kerja untuk meminimalisasi angka kecelakaan kerja di PKS Kertajaya yang memiliki risiko tinggi akan terjadinya kecelakaan kerja. Diakhir obrolannya dengan Indopos,Teddy tak lupa mengucapkan terimakasih kepada pemkab Lebak dan Pandeglang yang sudah memberikan dukungan moril, termasuk kalangan pers dan stekholder yang turut membantu selama dirinya menjadi administratur kebun/PKS Kertajaya dan Sanghiyangdamar

Source Ir. Teddy Tarunajaya Berhasil Nihilkan Kecelakaan Kerja di Kebun Kertajaya

Leave A Reply

Your email address will not be published.