Inovasi Backfill Concrete pada bendungan Rotiklot

9

24 July 2019 | Hai #InsanNindya, mari kita mengenal lebih dalam tentang #ProyekNindya. Selain Bendungan Tanju-Mila, masih banyak bendungan-bendungan lainnya yang dibangun oleh NINDYA. Bendungan Rotiklot yang terletak di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur adalah bendungan milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang dibangun oleh NINDYA. Bendungan ini berfungsi mengantisipasi banjir tahunan yang disebabkan faktor iklim. Lebih dari itu, warga sekitar bendungan juga menggantungkan pemenuhan suplai air baku untuk kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan pertanian pada Bendungan Rotiklot.

Bendungan Rotiklot merupakan bendungan tipe timbunan zona inti tegak pada bendungan utama. Ketinggiannya mencapai 415,82 meter, menggunakan tipe pelimpah samping dengan panjang saluran 255,59 meter, tipe sistem pengelak konduit sepanjang 245,57 meter dan bangunan pengambilan Drop Inlet setinggi 19.16 meter.

Bendungan Rotiklot mampu menyuplai air baku sebanyak 40 liter per detik dengan luas daerah irigasi seluas 139 hektare.

Hal menarik dari pengerjaan bendungan ini adalah keadaan geologis sehingga berdampak pada waktu, mutu, biaya, dan risiko kerja. Namun demikian, hal itu justru melahirkan inovasi baru NINDYA pada pekerjaan konduit. Sebelumnya, pekerjaan konduit menggunakan metode “backfill tanah. Sebab faktor geologis itulah, kemudian diganti dengan “backfill concrete”. Walhasil, perubahan tersebut mendatangkan keuntungan, yaitu:

1. pembangunan proyek terselesaikan empat bulan lebih cepat dari rencana dan untuk major item lebih cepat satu tahun dari rencana.

2. menghilangkan risiko pemadatan yang tidak sempurna karena posisi yang sulit dan minimnya ruang gerak.

3. menekan risiko kenaikan biaya.

4. mengurangi risiko kecelakaan kerja

Source Inovasi Backfill Concrete pada bendungan Rotiklot

Leave A Reply

Your email address will not be published.