In House Training Manajemen Panen dan Angkutan Sawit

35

¬†4 September 2015 —¬†Persaingan bisnis yang semakin ketat, kelangkaan sumberdaya, peningkatan biaya produksi, keterbatasan produk olahan dan masih rendahnya image importir terhadap kualitas produk kelapa sawit Indonesia merupakan tantangan utama industri kelapa sawit Indonesia. Kondisi ini menurut profesionalisme dan kualifikasi sumberdaya manusia (SDM) perkelapasawitan Indonesia yang handal.

Tanggal 3 September 2015 Manajemen Kebun Sukamaju sebagai salah satu Unit/kebun pengelola komoditi Kelapa Sawit PT Perkebunan Nusantara VIII, menyelenggarakan In House Training Manajemen Panen dan Angkutan Sawit. Penyelenggaraan pelatihan tersebut dilaksanakan di Aula Kebun Sukamaju yang dihadiri oleh Administratur, Kepala Urusan dan staf Sawit di Wilayah I, kepala Afdeling serta seluruh kemandoran panen dan Teknik.

Tujuan manajemen budidaya kelapa sawit adalah untuk menghasilkan produksi kelapa sawit yang maksimal per hektar areal dengan biaya produksi serendah mungkin, menjaga perkebunan beserta infrastrukturnya dengan menggunakan teknologi yang ramah lingkungan dan secara sosial dapat dipertangung-jawabkan, mempertahankan produktivitas tinggi secara berkesinambungan dalam beberapa generasi pertanaman serta mempertahankan kesuburan tanah dalam jangka panjang. Tahapan akhir dari pelatihan kelapa sawit adalah adalah panen tandan buah segar (TBS) yang menjadi salah satu kunci penentu produktivitas kelapa sawit.

Produktivitas kelapa sawit ditentukan oleh seberapa banyak kandungan minyak yang diperoleh dan seberapa baik mutu minyak yang dihasilkan. Hasil minyak yang diperoleh dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satu diantaranya adalah tata cara panen kelapa sawit dan sistem pengangkutan ke Pabrik Kelapa Sawit (wd-hms).

Source In House Training Manajemen Panen dan Angkutan Sawit

Leave A Reply

Your email address will not be published.