Impor Sumut Naik 11,94 persen

45

26 March 2018 — Dua bulan pertama di tahun 2018, aktivitas impor ke Sumatera Utara (Sumut) mengalami peningkatan signifikan. Indikasi ini bisa dilihat dari aktivitas impor Sumut melalui terminal peti kemas Belawan International Container Terminal (BICT).

Padahal dua tahun sebelumnya, aktivitas impor Sumut secara beruntun terus mengalami penurunan.Selama Januari-Februari 2018, kata Asisten Manajer Hukum dan Humas Pelindo 1 BICT Tengku Irfansyah, akhir pekan lalu, aktivitas impor Sumut yang dibongkar di terminal peti kemas BICT tercatat sebanyak 446.802 ton. Jumlah ini naik sekitar 11,94% dibandingkan periode serupa 2017 yang jumlahnya 399.139 ton.

Produk impor yang mengalami peningkatan, kata Irfansyah, masih berkutat pada produk manufactur seperti pupuk, makanan ternak, pecah belah, plastik, barang elektoronik, komoditas rokok, tekstil dan komoditas kertas. “Sepertinya produksi lokal belum bisa memenuhi sehingga impor harus dilakukan,” katanya.

Dua tahun sebelumnya, jelas dia, aktivitas impor Sumut terus mengalami penurunan. Selama Januari-Februari 2015 aktivitas impor Sumut melalui BICT tercatat sebanyak 502.777 ton. Jumlah ini turun sekitar 14,71% dibandingkan periode serupa 2016 yang jumlahnya 428.783 ton.

Kemudian selama Januari-Februari 2017, lanjut dia, aktivitas impor Sumut yang dibongkar melalui terminal peti kemas BICT sebanyak 399.139 ton atau turun sekitar 6,91% dibandingkan periode serupa 2016 yang berjumlah 428.783 ton.

Irfansyah menambahkan, selama tahun 2017 aktivitas impor Sumut melalui terminal peti kemas BICT turun tipis sekitar 0,47% yakni dari 2.722.352 ton pada 2016 menjadi 2.712.222 ton.

Source Impor Sumut Naik 11,94 persen

Leave A Reply

Your email address will not be published.