ILUNI UI Kalimantan Timur, Belajar Hiperkes Pupuk Kaltim

18

19 Februari 2019 | Kiprah Pupuk Kaltim sebagai salah satu anak usaha BUMN dalam mendukung ketahanan pangan nasional, menarik perhatian Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Kalimantan Timur, yang datang menggali ilmu Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (Hiperkes) yang selama ini diterapkan, pada 18 Februari 2019.

Kedatangan para alumni ini bagian program Bakti Makara untuk Bumi Etam, yang digagas dalam rangka membangun relasi dan kerjasama antara ILUNI UI dengan berbagai pihak. Program ini juga tindaklanjut Memorandum of Understanding (MoU) ILUNI UI dengan sejumlah Universitas dan Politeknik Kesehatan (Poltekes) di Kalimantan Timur, sebagai wujud pengabdian bagi kemajuan dunia pendidikan di Indonesia. “Kebetulan kali ini tim pelaksana seluruhnya para alumni jurusan kesehatan, baik dokter maupun tenaga medis. Makanya kami datang untuk belajar Hiperkes di Pupuk Kaltim karena bertepatan dengan Bulan K3 Nasional,” ujar Ketua Bidang III ILUNI UI Kaltim Putri Tresnasari.

Dijelaskannya, kunjungan belajar ini diharap dapat memberi bekal tambahan bagi para peserta Bakti Makara, untuk diterapkan dengan baik di lingkungan kerja maupun sosial kemasyarakatan. Apalagi Pupuk Kaltim salah satu perusahaan berskala internasional, dengan konsistensi penerapan budaya K3 yang tinggi. “Terima kasih atas kesempatan yang diberikan Pupuk Kaltim, semoga ilmu yang didapat bisa diterapkan dengan baik di lingkungan sehari-hari maupun lingkup Perusahaan tempat mengabdi,” tambah Putri.

Mewakili jajaran Direksi dan Manajemen Perusahaan, GM Umum Pupuk Kaltim Nur Sahid menyambut baik gagasan Bakti Makara untuk Bumi Etam, sehingga keberadaan ILUNI UI dapat memberikan kontribusi lebih dalam pembangunan sosial kemasyarakatan di Kalimantan Timur. Begitu pula dengan Pupuk Kaltim, membuka diri dengan memfasilitasi anggota ILUNI UI untuk menimba pengetahuan, khususnya Hiperkes dan Budaya K3 perusahaan. Diharapkan bisa diterapkan dengan baik dalam upaya meningkatkan derajat K3 lingkungan masing-masing. “Semoga dengan pelatihan ini para peserta mampu menerapkan pelayanan kesehatan kerja terbaik di perusahaan masing-masing, serta dapat mencegah berbagai potensi kecelakaan kerja, seperti penyakit akibat kerja, kebakaran maupun pencemaran lingkungan,” harap Nur Sahid.

Materi Hiperkes disampaikan tim Departemen K3 Pupuk Kaltim, terdiri dari beberapa aspek dalam mewujudkan tenaga kerja sehat dan produktif, di antaranya aspek kesehatan secara promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Perlindungan tenaga kerja atas pengaruh buruk pekerjaan atau lingkungan kerja, terhadap keselamatan dan kesehatan tenaga kerja, serta kesesuaian atau kecocokan antara tenaga kerja dan pekerjaannya, dengan penyesuaian pekerjaan kepada tenaga kerja. Diakhiri materi antisipasi serta penanganan kecelakaan kerja di lingkungan perusahaan dan pencegahan penyakit akibat kerja.

Source ILUNI UI Kalimantan Timur, Belajar Hiperkes Pupuk Kaltim

Leave A Reply

Your email address will not be published.