Humas JR Yogya Sosialisasi di SMK Kesehatan Binatama Yogya

133

Senin 17 Juli 2017 pukul 10:00 — Humas Jasa Raharja Yogyakarta Wahyu Agung beserta Dikyasa Ditlantas POLDA Yogyakarta AKP Slamet Subiyantoro Sosialisasi dengan tema “Tata cara pengurusan santunan Jasa Raharja dan etika tata tertib berlalu lintas”.

Wahyu menjelaskan bahwa Jasa Raharja adalah Badan Usaha Milik negara yang ditunjuk oleh pemerintah untuk mengelola dua Undang Undang yaitu UU No. 33 tahun 1964 tentang Dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang umum dan UU No. 34/1964 tentang dana kecelakaan lalu lintas jalan. Tugas pokok Jasa Raharja ada dua yaitu memberikan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas jala dan kecelakaan penumpang angkutan umum yang sesuai ketentuan UU No. 33 dan UU No. 34 tahun 1964, Dan menghimpun mengelola dana dari masyarakat melalui SWDKLLJ STNK Bermotor dan Iuran Wajib Tiket Angkutan penumpang umum.

Berapa nilai santunan kecelakaan? wahyu menerangkan, untuk santunan biaya perawatan luka-luka korban kecelakaan yang terjadi di darat dan laut, nilai santunan maksimal sebesar rp 20 juta, santunan korban cacat tetap maksimal rp 50 juta, dan santunan korban yang meninggal dunia sebesar rp 50 juta.

Sedangkan santunan biaya perawatan korban luka-luka kecelakaan angkutan udara nilai santunan maksimal sebesar rp 25 juta, santunan cacat tetap korban kecelakaan udara maksimal rp 50 juta, dan santunan korban meninggal dunia angkutan udara sebesar rp 50 juta. selain itu, kini ada biaya pengganti p3k yaitu maksimal rp 1 juta dan biaya pengganti ambulan maksimal rp 500 ribu.

Sementara itu, kanit satpras dikyasa ditlantas POLDA Yogyakarta AKP  Slamet Subiyantoro mengimbau kepada para pelajar yang belum memunyai surat ijin mengemudi (sim) agar tak mengemudikan sepeda motor/mobil sendiri ketika berangkat dan pulang sekolah. jika nekad mengemudikan sepeda motor sendiri maka dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

“kalau ke sekolah dan bepergian mintalah diantar orang tua atau keluarga lainnya. jika keluarga tidak ada yang bisa mengantar, naik ojek saja,” kata slamet.

Bagi yang sudah memunyai sim, slamet meminta jangan lupa membawanya ketika bepergian. tak kalah pentingnya, para pengemudi dan penumpang sepeda motor juga diwajibkan mengenakan helm dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

“jangan sekali-kali nerobos lampu merah, ngebut, dan melanggar marka. perhatikan situasi lalu lintas dan jaga jarak dengan kendaraan yang ada di depan, samping, dan belakang,” pinta Slamet.

Dalam kesempatan itu, Jasa Raharja dan Ditlantas POLDA Yogyakarta  memberikan doorprize berupa helm kepada siswa yang dapat menjawab pertanyaan dari pemateri.

Source Humas JR Yogya Sosialisasi di SMK Kesehatan Binatama Yogya

Leave A Reply

Your email address will not be published.