Holding BUMN Akan Kurangi Ketergantungan PMN

30

Senin, 21 Maret 2016 | 15:10

Jakarta | Langkah pemerintah membentuk holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diyakini membawa efek pengganda (multiplier effect) pada badan usaha di dalamnya. Implikasinya, adalah menguatnya perekonomian negara dan juga memberikan efisiensi pada anggaran yang harus dikeluarkan.

Deputi Menteri BUMN Bidang Usaha Pertambangan Industri Strategis dan Media, Fajar Harry Sampurno, mengatakan badan usaha di dalam holding akan saling bantu dalam segala hal.

Dia mencontohkan, dalam satu proyek akan dibagi pada masing-masing badan usaha sesuai keahliannya sehingga memberikan efek yang berganda. “Selain itu juga mengurangi ketergantungan kepada penanaman Modal Negara (PMN),” ucap dia di Jakarta, Jumat (18/3/2016).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemerintah tengah menyiapkan sekitar 15 holding BUMN dalam kurun 2015-2019 sebagai upaya menjadikan BUMN garda terdepan dalam pembangunan nasional.

Holding BUMN yang disiapkan antara lain, sektor pariwisata, logistik, pangan, perkebunan, pupuk, farmasi, pelabuhan, konstruksi dan infrastruktur, konektivitas, tambang, pertahanan strategis, reasuransi, industri berat, asuransi umum perbankan dan jasa survei.

Source Holding BUMN Akan Kurangi Ketergantungan PMN

Leave A Reply

Your email address will not be published.