Harga Karet Kembali Terpuruk Akibat Lesu Harga Minyak

24

07 Agustus 2015 —¬†Pada perdagangan di bursa komoditas Tokyo Jumat pagi ini harga karet alami berjangka mengalami penurunan signifikan Harga karet alami berjangka terpukul melemah setelah pada dua sesi perdagangan sebelumnya berhasil ditutup dengan membukukan kenaikan. Nilai tukar yen yang mulai menunjukkan sinyal rebound membuat harga karet alami terkikis.

Hari ini mata uang yen Jepang tampak sedikit menguat dibandingkan posisi tertinggi dalam 2 bulan yang dicapai pada perdagangan hari Rabu lalu. Kenaikan nilai tukar yen membuat harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi relatif lebih mahal sehingga permintaannya mengalami penurunan.

Sementara itu harga minyak mentah di akhir perdagangan dini hari tadi mengalami penurunan lanjutan sehingga berpengaruh secara negatif terhadap pergerakan harga karet. Harga minyak mentah yang turun mengakibatkan biaya produksi karet sintetis menjadi lebih murah sehingga para pelaku pasar memilih untuk membeli karet sintetis dan mengurangi penggunaan karet alami.

Harga karet alami di Tocom untuk kontrak paling aktif yaitu untuk kontrak Januari 2016 hari ini tampak dibuka pada posisi 195,5 yen per kilogram. Harga karet alami berjangka mengalami pembukaan melemah sebesar 1,7 yen atau setara dengan 0,86 persen dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Saat ini harga terpantau turun dari posisi pembukaan dan berada di level 194,2 yen per kilogram.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga karet Tocom pada perdagangan hari ini berpotensi untuk bertahan di teritori negatif. Lesunya pergerakan harga minyak mentah membuat tekanan jual makin besar terhadap harga karet alami berjangka Tocom. Untuk sesi perdagangan hari ini harga diperkirakan akan menemui level support di posisi 190,00 yen. Support selanjutnya ada di 185,00 yen. Sementara itu harga akan menemui resistance.

Source Harga Karet Kembali Terpuruk Akibat Lesu Harga Minyak

Leave A Reply

Your email address will not be published.