Groundbreaking Pembangunan Listrik Pedesaan se-Provinsi Kalimantan Barat, PLN Tambah Jaringan Listrik di 60 Lokasi

31

Sanggau, 20 Mei 2019 – Listrik mempunyai peran penting dalam pengembangan suatu daerah. Pendidikan menjadi lebih layak, kesehatan menjadi lebih baik, bahkan kemampuan dan kondisi ekonomi suatu daerah juga dipengaruhi oleh ketersediaan kehandalan listrik. Untuk itu, PLN terus berupaya membangun infrastruktur ketenagalistrikan hingga pelosok nusantara melalui Program Listrik Desa.

Hari ini (20/5) di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, PLN baru saja melakukan groundbreaking atau penancapan tiang pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan Program Listrik Desa se-Provinsi Kalimantan Barat pada 2019. Acara ini diresmikan Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.IP, M.Si bersama General Manager PLN Wilayah Kalimantan Barat Agung Murdifi.

Turut hadir menyaksikan, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat Kebing L, Pangdam XII Tanjung Pura Mayjend TNI Herman Asaribab, Kapolda Kalimantan Barat Irjen. Pol. Drs. Didi Haryono, S.H., M.H, Jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat dan Forkopimda Kabupaten Sanggau, Pemerintah Daerah, Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta seluruh masyarakat Desa Mandong yang selalu mendorong kami dengan semangat untuk melistriki Desa Mandong.

“Saat ini elektrifikasi desa menjadi fokus PLN. Kami ingin listrik dapat dirasakan oleh seluruh daerah sehingga perkembangan di negara ini merata,” ungkap Agung.

Dari 2.130 desa yang ada di Kalimantan Barat, 1.515 di antaranya sudah berlistrik (Rasio desa berlistrik PLN sebesar 71,13%). Melalui program Listrik Desa, PLN menerapkan energi berkeadilan melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan hingga desa agar energi listrik yang disiapkan PLN tersebar merata di seluruh Indonesia untuk seluruh lapisan masyarakat.

“Sehingga ketika rumah kami terlistriki, maka rumah saudara-saudara kami di ujung negeri juga harus terlistriki,” tegas Agung.

Pada tahun 2018 PLN telah menyelesaikan program listrik perdesaan di Kalimantan Barat dengan membangun :
1. 4.825 kVA (Empat Ribu Delapan Ratus Dua Puluh Lima kilo volt ampere Gardu Distribusi)
2. 86 KMS (Delapan Puluh Enam Kilo Meter Sirkit) Jaringan Tegangan Menengah
3. 209 KMS (Dua Ratus Sembilan Kilo Meter Sirkit) Jaringan Tegangan Rendah
4. 35 (Tiga Puluh Lima) Desa teraliri listrik dengan total pelanggan 5.678 (Lima Ribu Enam Ratus Tujuh Puluh Delapan)

Dengan pembangunan tersebut, rasio elektrifikasi PLN di Kalimantan Barat meningkat menjadi 87,22 % dari sebelumnya 87,07 %.

Kini dengan nilai investasi lebih dari Rp 130 Milyar, pada 2019 PLN akan menambah jaringan listrik perdesaan di 60 Lokasi dengan Panjang jaringan tegangan menengah sepanjang 359 kms, jaringan tegangan rendah sepanjang 221 kms, dan gardu distribusi dengan kapasitas 9.625 kVA.

Potensi pelanggan yang akan menikmati akses energi listrik sebesar 13.169 pelanggan. Pembangunan Jaringan Listrik Desa tahun 2019 pun akan meningkatkan rasio elektrifikasi PLN di Kalimantan Barat menjadi 90,4 %, dari sebelumnya 88,04 % pada April 2019.

Di Dusun Tuan Desa Mandong Kecamatan Tayan Hulu Kabupaten Sanggau sendiri, PLN akan membangun 7 kms JTM, 2 kms JTR, dan 300 kVA gardu distribusi untuk melistriki 170 pelanggan.

Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program ini antara lain, infrastruktur jalan yang tidak memadai, posisi pemukiman terpencil, perizinan lahan atau kebun warga dan perizinan kawasan hutan. Meski menemui berbagai kendala, PLN akan selalu siap dan dengan bantuan banyak pihak program listrik perdesaan di Provinsi Kalimantan Barat dapat sukses terlaksana pada tahun 2019.

Agung menuturkan, hal ini selaras dengan Program Gubernur Kalbar untuk meningkatkan Nilai Indeks Desa Membangun, yakni dengan meningkatkan skor akses listrik untuk merubah status Desa Berkembang menjadi Desa Maju, Desa Maju menjadi Desa Mandiri dst.

“Kami berharap pembangunan listrik di Desa Mandong dan 59 lokasi lainnya dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti. Sehingga listrik dapat membawa manfaat bagi seluruh masyarakat. Kami juga memohon dukungan dan kerjasama dari pemerintah daerah serta stakeholder lainnya demi kelancaran pembangunan proyek listrik desa di seluruh Kalimantan Barat,” ungkap Agung.

Dirinya juga memberikan semangat kepada para insan PLN agar semangat bekerja keras, tidak pernah mengenal lelah dan tidak pernah ada keluh untuk melistriki pelosok negeri.

“Kita gelorakan energi optimisme bahwa kita mampu meraih saudara-saudara kita yang menunggu aliran listrik di daerahnya,” pungkas Agung.

Bupati Sanggau Paolus Hadi, menyambut baik program listrik desa ini.

“Terima kasih kepada PLN yang telah membangun jaringan listrik ke 72 dusun di Sanggau sejak 2014-2018. Dan hari ini membawa Kab Sanggau pada tahap Groundbreaking Pembangunan Listrik Pedesaan. Ini momen yang tepat, hari ini kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional,” ungkap Paolus.

Dirinya juga menghimbau agar masyarakat bersikap kooperatif selama masa Pembangunan Program Listrik Pedesaan.

“Kalau kita bisa bekerja sama, kompak, kita bisa membantu PLN dalam membangun listrik desa di sini,” tegas Bupati.

Kontak:
Dwi Suryo Abdullah
Plh. Executive Vice President Corporate Communication&CSR PLN
Hp. 081392925355
Email. [email protected]

Source Groundbreaking Pembangunan Listrik Pedesaan se-Provinsi Kalimantan Barat, PLN Tambah Jaringan Listrik di 60 Lokasi

Leave A Reply

Your email address will not be published.