Grand Final Putri Model Muslimah 2019 Sukses Digelar di Ballroom KBN

14

Senin, 29 Juli 2019 | 09:17 – Ajang Grand Final Putri Model Muslimah (PMM) 2019 sukses digelar di Ballroom KBN, Minggu (28/7). Kegiatan dalam rangka memeriahkan KBN Wedding Expo I 26-28 Juli 2019 itu berlangsung cukup meriah dihadiri ratusan undangan dari berbagai daerah.

Direktur Pengembangan KBN, Rahayu Ahmad Junaedi yang hadir dalam pembukaan mengapresiasi acara tersebut sebagai bagian untuk pengenalan KBN kepada masyarakat. Lewat event yang merupakan bagian dari HUT Ke-33 KBN pula Ballroom KBN akan semakin dikenal masyarakat.

Melalui para kontestan model muslimah ini, Dirbang Rahayu A Junaedi menginginkan apa yang telah dilewati dalam proses pemilihan ini disampaikan kepada kerabat dan orang dekat tentang keberadaan Ballroom KBN yang bukan saja baru, namun tentu cukup representatif sebagai tempat untuk menggelar rapat, pameran, dan juga resepsi pernikahan. Fasilitas lengkap, akses mudah, parkirnya sangat luas.

Buktinya, pada ajang PMM yang melibatkan ratusan bahkan ribuan orang dari berbagai kalangan, mulai dari agen model, sanggar rias, katering, dan berbagai kebutuhan pengantin cukup sukses digelar di tempat ini.

Pada ajang PMM 2019 ini, panitia berhasil menjaring 91 peserta dari seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut kemudian terseleksi menjadi 20 besar. Mereka kemudian dikarantina untuk memperoleh pengetahuan tentang inteligensia, mengasah potensi diri, kepribadian, dan tentu saja yang tak kalah penting aspek-aspek penting yang harus dipahami dunia model.

Penyelenggara PMM 2019 Rizki Amalia Putri menyebut, peserta mendaftar secara daring (online) maupun offline. Dari 91 peserta, mayoritas peserta masih berasal dari Jakarta, Jabar, dan Banten. Ada yang datang dari kalangan mahasiswa, karyawati, Polwan, bahkan pengusaha dan pendidik.

Tingkat persaingan antar peserta begitu ketat. Ini membuat dewan juri, Andi Tenri Shafira (finalis Puteri Indonesia Jabar 2018) dan Syifa Fatimah (Puteri Muslimah Indonesia 2017) mengaku perlu berpikir ekstra keras untuk menentukan kontestan terbaiknya.

Menurut juri, penilaian pada babak 20 besar, bukan saja ketika mereka tampil di atas panggung unjuk kebolehan sesuai passion-nya, tapi juga sudah dipantau sejak masih dalam karantina.

Peserta yang masuk 20 besar adalah; 1. Nieda Hulwiyah – BANTEN, 2. Syahidah Azzahra – DKI JAKARTA, 3. Siti Ropiah – SUMATERA SELATAN, 4. Restu Maulida Hasanah – DKI JAKARTA, 5. Firza Salsabila – DKI JAKARTA, 6. Lerenia Reza – DKI JAKARTA, 7. Febrya Sadila – DKI JAKARTA, 8. Julia Apiki – DKI JAKARTA, 9. Krisma Rukmana – JAWA BARAT, 10. Amelya Melviani – JAWA BARAT, 11. Vina Aria Noviana – JAWA BARAT, 12. Mutia Syafira – JAWA BARAT, 13. Diah Ayu Tri – BANTEN, 14. Reka Pitaloka – JAWA TENGAH, 15. Yeyen Grestiana – BANTEN, 16. Shela Sagita Ramadhani – RIAU, 17. Sintia Habsari – SUMATERA BARAT, 18. Rizki Fauzi Puspita – YOGYAKARTA, 19. Wara’ Annisa Fatimah Azzahra – KALIMANTAN BARAT, 20. Puteri Rezekina – NAGGROE ACEH DARUSSALAM.

Dari 20 besar juri tampak tidak mengalami kesulitan dalam penentuan 10 besar. Namun, saat penentuan menjadi 5 besar, juri mengaku mengalami kesulitan dalam penilaian karena persaingannya sangat ketat. Pada tahapan ini sejumlah kontestan potensial tersisih. Lima kontestan yang masuk babak ini yakni Sumatera Selatan, Jawa Barat 3, Banten 3, Riau, dan Sumbar. Sebanyak 6 kontestan potensial dari DKI Jakarta tak satu pun yang berhasil lolos.

Masuk babak berikut 3 besar makin sulit ditebak siapa kontestan yang berhasil masuk. Di luar dugaan tiga gadis yang semua asal Pulau Sumatera, yakni Sumsel, Riau dan Sumbar lolos. Sementara dua kontestan Jabar 3 (yang seorang Polwan dari Polda Jabar) dan Banten 3 tersingkir.

Di babak akhir, pemenang dari kontes ini semakin mudah ditebak publik. Terlebih setelah kontestan dari Sumsel diumumkan sebagai juara III. Dari situ peta kemenangan tampak semakin jelas bagi puteri asal Sumbar, Sintia Habsari untuk melaju sebagai pemegang juara I atau Puteri Model Muslimah 2019, sementara kontestan dari Riau secara otomatis tampil sebagai runner up (juara II).

Sintia Habsari yang sehari-hari bekerja sebagai karyawati PT Permata Karya Jasa (anak usaha PT PGN) mampu tampil bagus sejak awal sampai akhir penentuan. Pertanyaan juri di babak 3 besar mampu dijawab dengan cerdas oleh magister hukum yang sudah berpengalaman mengikuti kontes model ini.

Selain perebutan juara, panitia juga mengapresiasi kontentan lewat sejumlah predikat, seperti Putri Fotogenik yang diraih kontestan Aceh sebagai Puteri Fotogenik, Puteri Persahabatan Febrya Sadila (DKI Jakarta 2), Puteri Inteligensia, Mutia Syafira (Jabar 1), dan Puteri Favorit, Restu Maulida Hasanah (DKI Jakarta 6). Selain mendapatkan piagam penghargaan dan sejumlah hadiah dari sponsor, pemenang juga menerima sejumlah hadiah berupa uang.

Source Grand Final Putri Model Muslimah 2019 Sukses Digelar di Ballroom KBN

Leave A Reply

Your email address will not be published.