Gemukkan Sapi Mitra Perhutani Tasikmalaya Raup Untung

20

TASIKMALAYA PERHUTANI (20/12/2015) | Apong Hapipah adalah Mitra Perum Perhutani Tasikmalaya, warga Kampung Kertaharja, Desa Ciampanan, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya yang mendapat bantuan dana pinjaman modal dari Perum Perhutani sebesar Rp. 60 Juta melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) melalui kegiatan penggemukan sapi.

Apong melakukan asalnya hanya penggemukan beberapa ekor yang dirintis Tahun 2011 dan saat ini ia berhasil melakukan penggemukan hingga 60 ekor pertahun dengan memanfaatkan lahan miliknya seluas 600 bata, usaha penggemukan sapi yang dirintis Apong telah berjalan selama tiga tahun.

Dalam menjalankan usahanya, dibantu beberapa pegawai yang bertugas mencari jerami, ampas tahu, serta rumput gajah sekaligus memberi makan, Kata Apong.

Apong membeli sapi dari kedua kota dari jatim itu dengan harga rata-rata Rp 17,5 juta per ekor. Setelah melalui proses penggemukan selama tiga sampai enam bulan, harga meningkat menjadi Rp 24-25 juta per ekor. Biaya produksi hanya berupa pembelian konsentrat dan gaji pegawai. Jerami, rumput gajah dan ampas tahu tidak usah beli.

Dari Stok puluhan ekor sapi, saat ini tinggal tujuh ekor yang masih ada. Sebagian besar sudah terjual ke pasar hewan Kabupaten Tasikmalaya di kecamatan Manonjaya. Apong sendiri tak perlu repot menjual sendiri kepasar, Karena sudah ada Bandar yang mengambilnya. “Yang ada dikandang saat ini merupakan sisa dan masih ditawarkan kepasaran. Rata-rata harganta Rp 24-25 Juta per ekornya memiliki bobot sekitar 4 kuintal,” Ujar Apong.

Source Gemukkan Sapi Mitra Perhutani Tasikmalaya Raup Untung

Leave A Reply

Your email address will not be published.